Santan mungkin bisa dibilang sesuatu yang sudah tidak asing lagi bagi kita semua, yang dimana hampir semua masakan Indonesia pasti ada santan untuk menambahkan rasa gurih pada masakannya misalnya gulai, opor, rendang dan lain sebagainya. Namun untuk menjadi sebuah santan yang menjadi penyempurna bagi setiap masakan atau hidangan, tentunya ada beberapa proses yang perlu dilalui. Dimulai dari kelapanya jatuh dari pohon, kemudian dikupas kulitnya, setelah itu baru dibelah dan dikeluarkan/dilepas dari cangkangnya, kemudian setelah terlepas dari cangkangnya kelapa di parut, dan diberi air lalu di peras menjadi sebuah santan yang mantapp. Setelah menjadi santan apakah sudah bisa langsung dinikmati?? Tentunya tidak masih ada proses yang dilalui yaitu dimasak dengan bahan-bahan masakan yang lainnya sehingga menjadi manfaat dan hidangan yang enak.
Begitu pun dengan kehidupan yang kita jalanin tentunya tidak terlepas dari proses yang perlu kita lalui, terkadang dalam suatu proses tersebut ada lika-liku didalamnya, namun tidak perlu khawatir ketika kita sudah bisa melewati proses tersebut kita pun akan menikmati hasil atas jerih payah yang kita lakukan, melalui proses yang kita lewati banyak sekali nikmat yang kita rasakan nikmatnya berikhtiar pantang menyerah, nikmatnya sabar, serta nikmatnya berdoa berharap kepada yang maha kuasa Allah SWT.
Setelah saya berkenalan lebih jauh dengan Semi Palar, saya merasakan makna proses dari santan ini, baik itu dari sisi saya pribadi yang sedang dalam proses bergabung di Semi Palar maupun melihat teman-teman KBTK yang juga sama-sama berproses menggapai bintangnya mereka sendiri.
Selama dalam proses bergabung ini saya merasakan makna dari proses tersebut, sampai saat ini alhamdulillah sedang melakukan magang di Semi Palar. Selama 3 minggu magang saya semakin merasakan makna berproses tersebut, yang dimana bermula dari saya mengamati semua situasi termasuk proses pembelajaran, dan juga beradaptasi baik dengan kakak-kakak dan juga teman-teman KBTK, diawal mungkin ada sedikit keraguan ketakutan untuk bisa beradaptasi berbaur dengan yang lain namun alhamdulillah respon dari kakak-kakak dan teman-teman KBTK sangat baik, saya disambut dengan hangat. Selain mengamati, bertanya mungkin menjadi sesuatu yang selalu saya lakukan dalam proses magang ini entah itu bersama KJ dan juga kakak kelas.
Dari pengamatan saya dalam proses pembelajarannya ini tidak terlepas dari cerita atau dongeng yang dimana setiap program yang digulirkan selalu disampaikan dalam bentuk cerita yang imajinatif sehingga menarik buat anak. Dongeng itu sendiri sebetulnya merupakan sesuatu yang selalu saya hindari ketika di perkuliahan entah itu ketika mata kuliah Microteaching ataupun ketika melaksanakan PPL hehheeh (mohon jangan ditiru yaa hehe), namun hal ini membuat saya tersadar bahwa ketika saya sudah lulus bukan berarti saya juga berhenti belajar justru banyak sekali yang perlu saya pelajari dan terus belajar salah satu contohnya dongeng, dan ternyata dongeng atau bercerita ini menjadi salah satu bagian yang penting dalam proses pembelajaran.
Photo by Freepik:
https://www.freepik.com/free-photo/glass-coconut-milk-put-wooden-cutting-board_10991970.htm