Teh hijau disebut-sebut sebagai salah satu minuman paling sehat karena mengandung antioksidan yang tinggi. Namun, diantara empat jenis teh yang saya coba, teh hijau ini yang paling pahit rasanya. Meski sudah ditambah gula, rasa pahitnya masih terasa di lidah. O iya, menurut saya kurang cocok ditambah madu.
Dibalik rasanya yang pahit, teh hijau menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh:
Teh hijau ini banyak dikonsumsi oleh orang Jepang, yang kita tahu mereka memiliki hidup yang panjang. Saya membaca referensi tentang satu penelitian, peneliti mempelajari 40.530 orang dewasa Jepang selama 11 tahun. Mereka yang minum teh hijau paling banyak 5 cangkir atau lebih per hari, secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal selama masa studi. Dengan daftar kematian sebagai berikut:
Penelitian lain yang melibatkan 14.001 orang tua Jepang menemukan bahwa mereka yang minum teh hijau paling banyak 76% lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal selama masa studi 6 tahun.
Masuk akal ya jika melihat kandungan yang ada pada teh hijau, salah satunya polifenol sebagai antioksidan yang berguna bagi kesehatan tubuh, mengurangi resiko penyakit jantung, kanker, maupun stroke.
Menulis sambil menyeruput segelas teh hijau yang terasa sedikit pahit, seperti perasaanku hari ini yang entah kenapa sangat mellow dari pagi hingga petang ini… Berharap malam turun hujan deras… Aku ingin menenggelamkan diriku dalam tidur yang sangat dalam…
Salam,
Sumber: www.healthline.com