AES68 Tunas Harapan: Kisah Tanaman yang Merayakan Kehidupan
finsjournal
Friday August 25 2023, 4:33 PM
AES68 Tunas Harapan: Kisah Tanaman yang Merayakan Kehidupan

4.jpg

Apa yang Anda lihat dari foto di atas?

#1 Ketika Harapan Seperti Layu

Tanaman itu adalah Lee Kwan Yew (Li Kuan Yu/ Li Kuan Yi), tanaman yang ada di beranda di depan kelas di Semi Palar. Foto di atas adalah foto Lee Kwan Yew yang berada di depan kelas SD-5.

Beberapa bulan ke belakang memang kondisinya mengkhawatirkan. Dari sini lah tercetus inisiasi untuk ‘adopsi tanaman’. Teman-teman SD Besar khususnya membuat diskusi, percobaan sederhana, hingga membuat kesepakatan bersama. Teman-teman SD Besar menyepakati untuk merawat tanaman di depan kelas masing-masing dengan membagi tugas dan peran. Hal ini tentu saja mendapat dukungan baik dari Kakak dan Tim Lingkung.

Awalnya, saya pun melihat tanaman tersebut kering, dalam hati berkata, “Sepertinya tidak ada harapan, masih bisa hidup dan hijau lagi ga ya…?” Padahal, teman-teman Bengawan Solo setiap hari dengan sabar dan semangat menyiram tanaman, memberi nama tanamannya, mengajak ngobrol, bahkan ada yang menyanyikan lagu kepada tanaman tersebut.

#2 Mata yang Lebih Tajam Melihat Kehidupan

Suatu sore ketika sedang menyiramnya, saya memperhatikan tanaman tersebut dengan seksama. Ternyata ada benih-benih kecil kehidupan yang mulai mencuat keluar dari batang kering tersebut. Cukup kecil untuk terlihat dengan mata telanjang. Kala itu, hati saya senang bukan kepalang, ingin menangis rasanya…

2.jpg 6.jpg 

Keesokan harinya, ketika rutin siram pagi, saya mencoba memperlihatkan tunas-tunas baru tersebut kepada teman-teman, mereka juga terlihat senang. Harapan baru muncul, dari sebuah tanaman menular kepada jiwa-jiwa polos manusia yang melihatnya. Rasa bangga terpancar dari mata mereka. Upaya yang telah mereka lakukan selama ini, tidaklah sia-sia.

#3 Tunas Kecil yang Penuh Harapan

Masih teringat tentang perkataan seseorang di Kelompok Bengawan Solo tentang 'vibrasi', seorang anak berusia 10 tahun yang mengatakan bahwa gelombang semesta, alam beresonansi dengan gelombang manusia. Tanaman-tanaman tersebut juga menangkap gelombang kasih sayang dan doa dari teman-teman kecil yang dengan tulusnya memberikan energi positifnya.

WhatsApp Image 20230825 at 16.33.00.jpg 5.jpg 

WhatsApp Image 20230825 at 19.41.01.jpg

Teman-teman merawat tanaman dengan cinta dan doa, setiap pagi tanaman disiram bergantian secara berkelompok. Mereka sudah merasa memiliki dan berikatan dengan tanaman Lee Kwan Yew di depan kelas mereka. Disiram dan diberkahi doa yang tulus…

#4 Pesan Kehidupan dari Tanaman

Ketika melihat tanaman tersebut kering, kami semua sempat merasa kecewa dan ragu apakah tanaman tersebut bisa tumbuh kembali. Namun, berkah kesabaran dan ketulusan teman-teman, gelombang energi mereka sampai dan selaras dengan energi alam, dan tanaman Lee Kwan Yew menjawab doa dan harapan mereka. Sama halnya dengan manusia, ketika berfikir bahwa kita tidak akan mampu, memenuhi diri dengan segala energi negatif, semesta akan merespon dengan gelombang energi yang sama.

Tunas-tunas baru ini sebagai simbolisasi dari sebuah harapan. Bangkit untuk hidup, tak peduli sekering apapun tanahnya, batangnya, jika harapan itu ada, maka tidak ada yang tidak mungkin. Alam memberi pelajaran pada kita sebagai manusia, untuk tidak pernah pupus dalam harapan, terus berdoa, berusaha, pantang menyerah, pasti akan selalu ada jalan menuju kebahagiaan.

#5 Merayakan Kehidupan Bersama-sama

Harapan ini sekaligus juga menandakan bahwa kita sudah selayaknya bersyukur dan merayakan kehidupan. Tunas baru, melambangkan harapan yang pasti akan merembes pada hati teman-teman, khususnya Bengawan Solo. Hal ini perlu diapresiasi, karena dengan ketulusan hati dan kesabaran, kebersamaan, menandakan bahwa hidup memang perlu dirayakan. Mulailah melihat sekitar dengan seksama dan memandang hal dari sisi positif. 

Bergembiralah! Penuhi ruang diri dan sekitar dengan energi positif dan harapan, maka semua itu akan terpancar ke sekitar. Alangkah indahnya dunia, ketika semua mahkluk hidup berbahagia.

Salam,

Andy Sutioso
@kak-andy   3 years ago
Catatan yang keren banget ka Fifin. Terima kasih banyak. 🙏
finsjournal
@finsjournal   3 years ago
hatur nuhun, Kak Andy...