Menyambut pagi yang cerah nan teduh di senin minggu keempat bulan Maret untuk melaksanakan prosesi magang di Rumah Belajar Semi Palar. Mensyukuri keadaan cuaca yang sangat mendukung untuk melaju ke Smipa dengan mendapat sibak angin pagi yang menambah semangat memulai hari.
Prosesi magang menjadi momen yang sangat dinanti, karena rasa-rasanya mendapat suntikan energi untuk mengenal lingkup baru yang ingin dan ingin segeranya menjadi bagian dari diri. Ternyata setelah dilalui, hari tersebut menyentuh nurani yang rasa-rasanya menyimpan kekhidmatan yang sungguh disadari penuh oleh diri.
Kan ku tuliskan berbagai khidmat kenikmatan di hari pertama prosesi magang Smipa di bawah ini. Semogalah berkenan menjadi bacaan dan menjadi coretan yang akan dikenang di kemudian hari.
1. Setelah bertahun-tahun lamanya, pada senin pagi ini merasakan kembali kehidmatan upacara bendera yang cukup membuat haru. Bagaimana tidak, di pagi yang teduh ini, diisi oleh beragam suara-suara yang menggelorai jiwa kenasionalisan sebagai bangsa Indonesia ini. Menyaksikan anak-anak Smipa dari berbagai jenjang menggunakan busana nusantara sebagai identitas dalam menyambut pengibaran Sang Merah Putih. Diikuti dengan khidmat seluruh warga Smipa tanpa terkecuali.
2. Mengamati bagaimana anak-anak SD 3 dan kakak-kakak menyambut prosesi magangku dengan sangat baik. Saat duduk melingkar diantara mereka, satu orang anak bertanya dengan raut yang menggembirakan “Kakak, nanti Kakak ngajar kelaas 3 ya?”, menggemaskan karena rasa ingin tahunya menyiratkan seolah-olah aku adalah apa yang akan menjadi bagian dari rumah belajar ini. Disemogakan olehku sepenuh hati aamiin.
3. Mendengar presentasi jurnal saat camping SD3 di Smipa yang dibalut dengan cerita sederhana nan indah, diracik menjadi tulisan singkat dan puisi. Menangis saat membaca surat dari orang tua, rasa berdebar saat melakukan jurit malam, mempelajari bagaimana memasang tenda, dan menilik kesabaran di dalam diri seperti apa, begitu kata anak-anak. Isi tulisan yang mengapresiasi satu dan yang lainnya menjadi hal yang natural dan bagian penting yang tertanam di dalam diri anak-anak Smipa.
4. Merayakan ulang tahun salah satu anak SD 3 yang terlihat sangat gemas dan lucu, Nanay. Selamat ulang tahun Nanay! Semua anak dan kakak-kakak mendoakan Nanay, dihadiri oleh Ibunya yang cantik dan membawa makanan yang tentunya disukai oleh anak-anak. Menjadi momen haru yang membuatku meneteskan air mata melihat kesederhanaan perayaan yang terasa sungguh hangat memeluk jiwa-jiwa kecil mereka dengan berbagai bentuk senyum dan tawa.
Selamat buat posting pertamanya di Ririungan kak Frisma. Terima kasih sudah meramaikan ruang ini dengan narasi yang datang dari hati. Semoga berlanjut di tulisan-tulisan selanjutnya. Salam. 🙏😊
Hatur nuhun Kak Andy^^ di-aamiin-kan sepenuh hati