Bhineka Tunggal Ika
Makna spiritualnya "Semua yang nampak berbeda itu, tunggal adanya". Lebih lengkapnya :
" Bhineka tunggal ika, tan hana dharma mangwa"
Berbeda beda tetapi tunggal, tidak ada kebenaran (kesadaran) yang mendua
Ini adalah intisari kesadaran ketunggalan. Yang memahami bahwa ada kesadaran tunggal dibalik semua yang nampak berbeda dijagat raya.
Ketunggalan itu, oleh para ilmuwan fisika kuantum disebut Quantum Field Theory, yang secara prinsip menjelaskan bahwa segala sesuatu dialam semesta, dari bintang sampai atom didalam tubuh kita, berasal dari medan kuantum yang tunggal.
Dan inilah yang dipahami Empu Tantular, yang darinya lahir Sutasoma dan Bhineka Tunggal Ika.
Bahwa dibalik semua polaritas dijagat raya, ada kesadaran tunggal yang sama, hanya sedang mengalami pengalaman rasa yang berbeda beda.
Serupa air yang tunggal namun mengalami dirinya menjadi riak sungai, setetes embun, rinai hujan, atau samudera yang tanpa batas.
Empu Tantular, jiwa yang tercerahkan. Vibrasinya halus sekali. Jiwa jiwa tua seperti beliau yang memilih hidup di bumi sangat jarang sekali.
Tantular sendiri bukan nama sebenarnya, Tantular artinya :
" Dia yang tidak lagi dipengaruhi oleh apapun".
Gambaran jiwa yang sudah sadar, tidak lagi dipengaruhi oleh polaritas/perbedaan yang nampak. Kemanapun ia menghadapkan wajahnya Ia hanya melihat kesadaran tunggal yang melingkupi seluruh keberadaan.