AES074: Good vs Great
haegenquinston
Tuesday November 9 2021, 2:51 PM

Sesuatu yang dilakukan dengan mantab, hasilnya akan bagus. Hasilnya akan baik, dan hasilnya akan terkualifikasi. Karena itu, kita bisa melengkapi tujuan, melengkapi apa yang diminta dari diri kita sendiri. Kita juga bisa 'mengerjakan objektif' dan selesai. Sekalinya selesai, kita langsung berhenti. Padahal mungkin, ada pepatah seperti ini. Belajar itu tidak pernah berhenti. Terutama di Smipa, sangat terbukti sekali pernyataan tersebut. Hal tersebut, bisa menjadi contoh dari tujuan yang biasa kita buat.

Yang kita rasa cukup, mungkin selama ini ternyata tidak cukup. Ada yang berbeda, dari menjadi sebuah 'Good' dan menjadi 'Great'. Contoh kasus yang kita ambil, yang paling sederhana saja. Misalnya, adalah rutinitas merawat kebun. Apa hal, yang bisa membuat rutinitas menyiram kebun menjadi baik dan terkualifikasi? Menyiram semua tanaman dengan takaran air yang banyak (pas) dan merapikan kebun apabila terlalu berantakan. Apa hal, yang bisa meningkatkan level dari menyiram kebun dan merapikannya, dari good menjadi great? Misalnya, riset dahulu tanaman itu butuh takaran air seberapa banyak. Bisa juga, mencari design kebun di internet dan mendapatkan inspirasi untuk proyek perapian kebun sendiri (kalau niat). Pula juga kita tidak hanya sekedar mengerjakan 'perawatan' kita beradaptasi dan melihat permasalahan-permasalahan yang ada tiap harinya.

Terkadang, sekedar baik bisa menjadi cukup. Tetapi apakah itu bermanfaat? Terkadang, kita bukan ingin manfaatnya, kita hanya ingin sekedar selesai, asal jadi. Asal diterima (terkualifikasi), kita tidak masalah. Namun, yang menjadi masalah adalah kemalasan yang muncul dari sana. Semakin lama seadanya, semakin malas dan semakin tidak niat. Sehingga, lama-lama terbentuklah mindset seorang pemalas. Baik saja tidak, apalagi excellent?

Ada sebuah cara untuk memenangkan sebuah persaingan, dalam hal apapun. Mau kerjaan, pertandingan olahraga, dan lain lain. Hal yang paling standar dan 'mudah dikatakan, sulit dikerjakan' adalah out-work your opponent. Kalau kita lebih persiapan, dalam hal ini 'lebih', maka kita memiliki kemungkinan berhasil lebih tinggi. Yang namanya talenta, butuh perjuangan mematikan pula untuk benar-benar tumbuh. Kalau kita mengungguli hal di balik layar dibanding orang lain, artinya kita lebih persiapan. Dengan lebih persiapan, performa kita lebih baik. Dan dengan performa baik, tentu akan menjadi great bukan hanya good, karena kita berhasil mengungguli persiapannya. Meskipun ada faktor-faktor lain tentunya, tetapi kita tidak bisa bergantung pada faktor-faktor lain tersebut.

Andy Sutioso
@kak-andy   5 years ago
mantap Haegen... Ditambah ilustrasi dong... coba cari di unslplash atau di pexels... 👍🏼