Apakah etika dapat dipelajari? Apakah etika merupakan sesuatu yang diterapkan sehari-hari? Apakah etika itu berbentuk?
Etika sendiri, bisa dibilang abstrak. Tidak berbentuk, tidak ada cara mempelajarinya, hanya ada penyikapan darinya. Apakah seseorang bisa disebut, sudah beretika dengan baik? Tidak juga. Standar etika orang-orang selalu berbeda, dan kita itu bukanlah merupakan manusia yang sempurna. Misalnya, di suatu pedesaan, kita menerapkan etika dengan bersikap ramah, dan mengikuti norma di desa. Namun, di desa lainnya pada daerah lainnya, normanya berbeda. Sehingga, kita sendiri perlu menyesuaikan etika. Siapa tahu saja, di satu desa, kita perlu bilang punten sebelum ngomong. Namun, mungkin di tempat lainnya, kebiasaan yang terbangun adalah 'to the point' dimana kalau kita ingin bertanya, tanya aja langsung.
Apakah penerapan etika dalam hal keseharian (dalam hidupku) sudah baik? Mungkin iya. Saat aku menghubungi seseorang yang cenderung 'baru'. tentu cara komunikasinya sangat mempertimbangkan arah komunikasi yang ingin kucapai. Aku tidak terlalu berani dan berhati-hati, apabila kata-kataku menjadi calon untuk menimbulkan hati orang tidak enak. Misalnya, tidak mentang-mentang to the point dahulu, meminta maaf apabila mengganggu (lewat text), dan tentunya mengucapkan selamat pagi/malam/siang. Di bawah ini adalah contoh cuplikan undangan yang kubuat, yang sebenarnya pada akhirnya gagal.