Kali ini pengen banget bahas tentang drama korea terfavorit berjudul Twenty Five Twenty One. Kenapa menjadi favorit ? karena dari drama ini kita mendapat banyak pelajaran hidup dari para tokohnya yang kalo kata saya semuanya keren sih, cuma ditulisan ini saya bahas 2 tokoh saja hehe. Berlatar tahun 1998, drama ini berkisah tenang perjuangan anak muda yang menarik dan penuh dinamika. Drama ini bukan sekedar cerita yang ringan dan membuat tertawa, tapi ada hal-hal penting tentang kehidupan yang tentu dapat dimaknai oleh penontonnya.
Dimulai dari Semangat juang yang dimiliki Na Hee Do sebagai atlet anggar yang bercita-cita ingin menjadi Atlet Anggar Nasional Korea. Dari sekedar mengagumi Ko Yu Rim yang merupakan atlet anggar nasional, Na Hee Do bisa menjadi juara saat melawan Ko Yu Rim. Semangat juang Na Hee Do dalam berlatih anggar, dapat mewujudkan apa yang diyakininya menjadi Atlet Anggar Nasional Korea. Na Hee Do membuktikan bahwa usaha yang baik dan konsisten akan memberikan hasil yang baik pula. Meskipun dalam perjalanan untuk meraih cita-citanya, sekitarnya banyak yang meragukan dirinya termasuk ibunya sendiri. Entah karena drama ini mengangkat olahraga anggar sebagai pengait cerita, setelah menonton drama ini selalu membuat kita penontonnya menjadi semangattt dan ingin mencoba untuk bermain olahraga mahal tersebut hehe. Ada kata-kata yang saya ingat saat pertandingan anggar dimulai. Dari segi tata bahasa, beberapa istilah yang digunakan dalam pertandingan anggar berasal dari Bahasa Perancis.
En-garde Pret?Allez
“Bersedia Siap, Mulai”
Kita beralih ke tokoh utama lainnya yaitu Baek Yi Jin ,ada kata-kata Yijin yang sangat membekas hingga saat ini begini kira-kira,
“Hidup yang tidak sesuai impian bukanlah hidup yang gagal dan hidup yang sesuai impian belum tentu hidup yang berhasil. Aku hanya ingin melakukan tugas yang dberikan kepadaku dengan baik. Itulah mimpiku,”
Meskipun tidak memiliki mimpi seperti Na Hee Do, Yijin hanya mengatakan ingin melakukan tugas dengan baik yang diberikan padanya. Menurutnya itu sebuah mimpi. Yijin mengingatkan kita semua untuk melakukan tugas dengan baik apapun itu, selama hal itu berpengaruh positif untuk diri, maka lakukanlah dengan sebaik mungkin. Semangat pagi semua.
Waah sudah terbit lagi yang ke tiga... Terima kasih kak Tika. 🙏🏼😊
Sama-sama Kak Andy, semangat semoga terus konsisten