AES 267 Lucky?
joefelus
Monday February 14 2022, 11:44 AM
AES 267 Lucky?

Salah satu teman saya menyelesaikan program doktoral. langsung masuk ke job market dan mendapat tawaran dari beberapa universitas. Satu di Fresno, satu di Wisconsins, satu di Boston, dan masih ada kemungkinan di Utah. Semua tawaran akan memberikan benefit beragam tapi paling rendah di atas 80 ribu setahun! Selama mengerjakan tugas akhir teman saya ini sudah bekerja di biro riset dan sebagainya, penghasilan ditabung. Begitu lulus dan mendapat tawaran pekerjaan dia langsung mempertimbangkan pasaran perumahan di sekitar lokasi pekerjaan. Tabungan sudah cukup untuk down payment rumah dan setiap bulan dari gaji akan jauh lebih dari cukup untuk membayar morgage, cicilan rumah! Ya titel doktor itu langsung bisa melompat ke sekian tahun in advance dibandingkan jika hanya seseorang yang muli merintis karir dari bawah.

Peribahasa mengatakan rumput tetangga selalu lebih hijau. Peribahasa ini tidak berusaha mengandai andai. Ini adalah fakta dan tidak bisa dibantah. Saya ambil contoh, di sini seseorang tidak perlu lulus SMA untuk bisa memulai hidup, selama mau bekerja keras, maka masa depan sudah terbentang luas. Tentu saja semakin tinggi pendidikan akan memulai start dari level yang lebih tinggi, dengan penghasilan yang juga di level yang lebih tinggi, sementara rakyat jelata yang pendidikannya pas-pasan atau tidak berpendidikan akan harus mulai merayap dari bawah, tapi yang pasti, bisa hidup, tidak perlu menderita.

Sebagai ilustrasi, petugas kebersihan di kampus tempat saya tinggal mulai digaji sebesar 30 ribu setahun, sesudah potong pajak dan sebagainya kurang lebih take home pay sedikit di bawah 2000 Dollar. Rata-rata biaya sewa rumah yang sedang-sedang saja sekitar 500 hingga 1000, sisanya untuk biaya sehari-hari. Untuk seorang diri ini sudah cukup. Tapi bayangkan jika seorang doktor dengan gaji bisa 3 kali lipat setahun?

Sekarang saya membandingkan dengan seorang sarjana di kampung halaman. Hmm.. tidak perlu cerita panjang lebar. Atau jika hanya lulus SMA, saya pernah mempunyai bisnis dan membayar karyawan di bawah 1 juta rupiah. Untuk kos dia membayar sekitar 300 ribu, sisanya untuk hidup. Saya bingung bagaimana karyawan-karyawan ini bisa hidup. Tapi memang pasaran gaji sebesar itu. Lebih parah lagi, para karyawan itu merokok yang menghabikan sekitar 150 ribu rupiah sebulan. Ketika mulai bekerja sebelum gaji pertama dibayarkan, banyak karyawan yang sudah berhutang rokok dan kopi di warung. Begitu gaji diterima sebagian sudah harus dibayarkan ke warung, sebagian untuk sewa kamar, dan sebagian untuk hidup, tentu saja tidak cukup karena sebagian sudah harus dipotong bayar hutang di warung, jadi pertengahan bulan sudah harus berhutang lagi. Begitu terjadi terus menerus seperti lingkaran setan.

Ini adalah fakta hidup. Jika saya mengatakan bahwa rumput tetangga lebih hijau, itu benar adanya.

Sekarang bandingkan dengan teman saya seorang petugas kebersihan. gaji 30 ribu setahun dengan pemasukan bulanan sesudah potong pajak sekitar 1900 lebih. Dia kontrak rumah berbagi kamar dengan temannya, sekitar 500 sebulan. Sisa masih ada 1400. Jika setiap hari makan di luar, biaya nasi bungkus sekitar 10 hingga 12 dollar, jika beli hamburger di McD bisa dengan biaya setengahnya saja. Anggap 30 dollar sehari, maka sebulan akan menghabiskan 900 dollar, masih ada sisa 500! Itu jika selalu beli makan, kalau masak, biaya tidak akan lebih dari sepertiganya! Nah jika dibandingkan dengan karyawan saya dulu, jelas rumput tetangga lebih hijau!

Well, malam ini saya sedang iseng, jadi menulis seperti ini yang sebetulnya tidak berarti banyak. 2 situasi, 2 tempat yang memang tidak "fair" jika dibandingkan karena banyak sekali faktor yang terlibat dan perlu didiskusikan. Yang ingin saya katakan adalah, keberuntungan! Jutaan orang lebih beruntung dilahirkan di satu tempat yang kondisinya jauh lebih baik dari yang lain. Hidup memang tidak selalu fair, mungkin lebih baik kalau tidak mengetahui warna rumput tetangga, sebab kalau dibanding-bandingkan tidak akan memberikan manfaat banyak yang ada hanya mengeluhkan mengapa halaman saya begitu sempit dan tidak hijau. Bukan begitu?***

Foto: globalprovebrs.weebly.com

You May Also Like