AES094: Sacrifice
haegenquinston
Tuesday December 7 2021, 8:35 AM

Sacrifice (atau istilah Bahasa Indonesianya: pengorbanan) adalah suatu upaya merelakan sesuatu untuk tujuan yang lebih besar. Misalnya, pengorbanan waktu jam kerja, untuk merayakan ulang tahun. Atau juga, pengambilan jam/hari cuti berlebih untuk berlibur. Bisa juga sebaliknya, seperti tidak liburan agar mendapatkan gaji yang lebih banyak. Pokoknya, sesuai dengan kebutuhan aja.

Seperti postingan AES kemarin mengenai Suyud MN Chess, saya sempat menonton salah satu videonya terkait sacrifice. Pengorbanan yang kita lakukan selalu ada tujuannya. Misalnya, menyerahkan sebuah benteng dengan gratis kepada lawan, namun jika pengorbanannya diterima, maka akan kena 'cekmat' kalau kata bang Suyud.

Jika kita sendiri sudah berada dalam posisi yang lebih lemah daripada lawan, terkadang kita perlu membuat posisi lebih terlihat rumit, agar lawan membuat kesalahan yang bisa dimanfaatkan. Cara untuk membuat posisi lebih rumit dan rentan bagi lawan? Yaitu dengan membuat pengorbanan. Ada cara, gerakan terbaik, dan pembalasan yang sempurna menurut mesin analisa komputer, yang membuat pengorbanan menjadi sia-sia (cara permainan sempurna). Namun, beda kasusnya dengan pemain, amatir maupun profesional. Ada saja blunder yang dilakukan pemain, yang menyebabkan mereka kehilangan keunggulannya. Kalau begitu, bukan namanya pengorbanan, namanya lebih menjurus ke giveaway hehehe. Misalnya, membiarkan menteri (ratu/queen) diam dan dimakan secara gratis, adalah sebuah blunder terbesar. Atau juga, membiarkan raja berada dalam posisi skakmat dalam beberapa gerakan ke depan, juga adalah blunder.

Suatu pengorbanan perlu dipertimbangkan dan perlu dipikir betul-betul, masa depan dan dampaknya seperti apa. Apakah pengorbanan yang dilakukan worth it? Apa, akan pasti berhasil? Atau ada jalan keluar bagi lawan untuk mengambil kembali keunggulannya atas kita?

Dalam dunia catur, pengorbanan yang paling umum (secara teori) adalah pengorbanan pion. Pion bisa dikorbankan karena sang pemain yakin, pada masa nantinya, pion yang dikorbankan akan pantas karena akan didapatkanlah pion lawan kembali. Bisa juga, pion dikorbankan agar perkembangan dari bagian-bagian papan catur lainnya seperti benteng, kuda, gajah bisa lebih aktif. Hal lain yang menyebabkan pengorbanan pion, bisa jadi adalah development yang lebih besar daripada lawan, dengan piece yang lebih aktif, dan dengan keunggulan yang lebih besar.

Sekian saja dahulu dari bagian pengorbanan kali ini, semoga tulisan ini bisa bermanfaat, maaf apabila kurang jelas dan abstrak.