Ketenangan, waktu santai, dan istirahat adalah hal-hal yang kerap kita lakukan sehari-hari. Setelah beres mengerjakan hal-hal seharian, kita pantas mendapatkan masa rehat, istirahat, dan santai terlebih dahulu. KPB memiliki sebuah rutinitas, dimana jika sudah selesai mengerjakan sebuah proyek, waktu sisa dipakai untuk beristirahat, 'libur' namun masih mengerjakan rutinitas seperti biasanya. Sama juga seperti semester lalu, saat aku sudah beres mengerjakan proyek, sudah bisa waktu santai.
Namun, ada juga waktu santai yang sesaat saja sebelum balik serius. Tiap hari ada jam istirahat, dimana aku mengambil waktu untuk kegiatan lain dahulu, setelahnya langsung fokus kembali ke pekerjaan. Yang namanya santai dan istirahat sudah pasti kita butuhkan sebagai pengimbang antara kesibukan dengan ketenangan. Jika terlalu sibuk maka kapasitas diri yang kita/aku miliki tidak akan cukup. Bila terlalu santai maka kita tidak akan maksimal.
Ada saat saat di kehidupan dimana sebuah peristiwa kecil malah membawa dampak besar. Antara sebuah setback minor untuk sebuah terobosan besar. Contohnya adalah kasus biaya, dimana seseorang merasa sulit (secara ekonomi) dan perlu berhutang dahulu. lalu tiba-tiba ia mendapatkan gaji besar dari perusahaan. Begitu juga dengan kasus santai tidak santai di atas.
Aku suka merasa terlalu sibuk sehari-hari karena banyaknya prioritas yang perlu kulalui. Sehingga, terkadang aku membutuhkan waktu rehat di tengah jalan. Apakah itu membantu? Terkadang membantu untuk lebih fokus dan mengosongkan pikiran. Namun terkadang juga malah bisa menjadi hambatan besar. Setelah istirahat santai, langsung lanjut lah kesibukannya. Contohnya adalah proyek workshop kertas kemarin.
Untung saja, setelah workshop selesai dilaksanakan, Kakak memberikan kami waktu rehat atau waktu luang santai (sejenak),sesuai dengan rencana. Proyek sudah mau selesai, workshop beres secara cukup sukses. Namun aku masih berpikir, apakah ini menghambat? Setelah proyek selesai, kami masih perlu mengerjakan laporan, lanjut ke proyek selanjutnya, dan mengurus bisnis inovasi.
Barulah kusadari, ternyata sebentar lagi sudah bulan Puasa dan masa liburan mulai mendekat dan tiba. Setelah masa lebaran, tidak banyak hal yang bisa kita lakukan di akhir semester. Semuanya perlu diselesaikan saat ini. Menurutku, istirahat bukanlah sebuah tenang sebelum badai, melainkan persiapan untuk badai (sisi positifnya). Jangan terlalu terbawa santai dan malas, namun gunakanlah dengan baik sebagai persiapan.