AES169: Fun vs Serius
haegenquinston
Friday May 13 2022, 11:37 AM

Ketika kita sedang mengalami masa-masa menyenangkan, aura yang kita rasakan berbeda dibanding ketika kita serius. Saat kita serius, ada keterbatasan tertentu yang tidak bisa kita lewati (bersikap profesional) sehingga kita cukup tertutup. Sementara, jika sedang bersenang-sebang, cenderungnya lebih terbuka, lebih terbawa suasana. Cenderungnya, hal yang menyenangkan dan 'fun' bisa lebih berkesan bagi diri kita, dan menunjukkan sikap kita yang sebenarnya.

Contoh hal yang bisa dibandingkan adalah profesionalisme seorang guru, dibandingkan dengan kehidupan saat tidak mengambil perannya. Yang pastinya, sikap kita berbeda saat berada dengan sahabat, beda dengan saat bersama rekan kerja, tentunya lebih beda ketika presentasi.

Kesan saat fun, dan kesan saat serius, orang-orang pasti lebih condong ke bagian fun. Hal-hal yang menguntungkan kepada diri kita seperti pekerjaan yang menghasilkan uang, belajar untuk meningkatkan skill, seringkali tidak enak. Malahan hal-hal yang enak biasanya malah tidak menguntungkan, misalnya liburan boros, konsumsi makanan enak, atau jajan makanan tidak sehat.

Melakukan suatu kegiatan yang fun memiliki manfaat dan keuntungannya sendiri (terutama bagi sikap hati kita), namun kalau dilakukan di waktu yang kurang tepat, tidak akan menjadi untung. Kita perlu mengimbangkannya dengan mengerjakan hal-hal yang membuat kita bosan, tidak nyaman, tetapi menguntungkan diri kita dalam berkehidupan.

Manusia memiliki 2 aspek dalam dirinya yaitu otak kiri dan kanan, salah satunya berisi oleh ekspresi, kreativitas, pengalaman, satunya lagi berisi pengetahuan, pemikiran, dan kemampuan berpikir. Ada yang selalu bilang, keduanya perlu saling hidup berdampingan, tanpa 1 kita tidak bisa hidup secara seutuhnya. Diriku sendiri lebih condong kepada berpikir, logika, dan banyak pengetahuan. Namun di sisi lain, aku juga lama-lama belajar bagaimana memakai dan menghargai, bahkan mengimbanginya dengan belajar sisi otak satunya lagi.

Mungkin, ada juga orang yang hanya fun, ekspresi, dan seru-seruan saja, mereka juga harus bisa mengimbanginya dengan sisi sebaliknya.