Cukup banyak hal yang kucapai di semester 2, membuatku puas dan tidak puas. Ada beberapa hal yang mencapai ekspektasi, pun juga tidak.
Hal pertama yang aku capai adalah kedisiplinan yang konkret. Kedisiplinan ini tidak konsisten, namun aku lakukan dengan pendekatan berbeda. Contohnya, soal rutinitas harian, aku lakukan dengan pendekatan berbeda yang lebih nyaman, seperti langsung dikerjakan selepas kegiatan berakhir, dikerjakan dari urutan paling sulit ke paling mudah. Juga aku menulis mengenai topik-topik yang diminati, yang dikuasai, sehingga bisa fokus, menyenangkan, dan tidak banyak distraksi.
Kedisiplinan ini juga berlanjut ke kegiatan luar kegiatan KPB, karena aku cukup banyak mengambil kegiatan belajar berupa les di luar kegiatan sekolah. Otomatis aku perlu banyak memanajemen waktu secara mandiri dan intensif. Sebelumnya, aku tidak pernah dihadapi dengan situasi ‘banyak les’ seperti ini dan hanya ‘membuang waktu’ di waktu luar kegiatan sekolah. Ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi diriku untuk disiplin menuntaskan semua tugas yang diberikan, mengorbankan waktu kesenangan pribadi, dan lebih profesional.
Dari kegiatan sekolah, pencapaianku adalah keberhasilan mengelola dan mendapatkan dana untuk kegiatan live-in melalui proyek inovasi kertas. Salah satu keberhasilanku terdapat pada publikasi video iklan. Saat aku mempublikasikan produk di IG story-ku, ternyata ada yang membeli, yang berpengaruh terhadap profit pendapatan. Pendapatan tersebut langsung disalurkan ke rekening kelompok, yang pendapatan dan pengeluarannya dikelola olehku.
Dari proyek Gambung, hal yang kucapai adalah teratur, disiplin dalam rutinitas, inisiatif membantu teman, detail dalam pekerjaan, dan taktis dalam pekerjaan yang membingungkan. Aku bisa teratur untuk mandi pagi, menyusun barang dengan rapi, disiplin mengerjakan rutinitas pada waktunya, membantu teman masak ketika ada kesempatan, dan juga taktis saat melakukan kegiatan memasak, sekalipun aku bingung, selalu ada jalan keluar.
Aku juga menjadi seseorang yang cukup banyak mengobrol ketika berada di Gambung, dibandingkan pribadi yang sebelumnya. Skill komunikasiku sudah lebih banyak berjalan lancar dibandingkan sebelumnya, aku juga bisa lebih connect dan terbuka dibandingkan sebelumnya.
Dari proyek Buku KPB, hal yang kucapai sebagai ketua proyek adalah memimpin teman-teman, meskipun awalnya kurang baik dan kurang disiplin dalam bertanggung jawab, proyek buku ini bisa disusun secara terstruktur, terkoordinasi, dan tuntas.
Skill yang ditingkatkan di KPB K11 Semester 2 adalah quality control, design, tata letak, mencetak kertas, ketelitian, dan sedikit dalam skill mengedit video. Quality Control dan minim toleransi bisa dipraktekkan di proyek Kertas, saat aku selalu mentolerir hasil yang tidak begitu baik. Pada akhirnya aku belajar dari kesalahanku dan tidak lagi memiliki toleransi, sekalinya gagal langsung dibuang.
Aku juga sempat membuat poster, design notes, sehingga skill design secara pewarnaan, tata letak, dan estetika cukup bertambah jauh. Apalagi dengan adanya referensi yang kucari, aku bisa menjadi lebih kreatif di proyek selanjutnya.
Aku sempat mengedit video sebanyak +/- 7 kali di semester ini, 5 berupa iklan, 2 berupa video WIP. Tantangan dalam mengedit video tidak begitu sulit bagiku (karena pengalaman), tetapi tantangan terbesar adalah prosesnya yang memakan waktu (apalagi video WIP yang durasinya panjang sehingga masa export-nya lama). Untungnya aku bisa mengatasi semua itu dengan daya juangku sehingga beroleh ketuntasan dan hasil cukup maksimal.
Secara keseluruhan, tidak banyak perubahan kemampuan yang kucapai, lebih banyak perubahan sifat ke arah yang lebih baik, seperti komunikasi, inisiasi, taktis, coba untuk tidak menjadi pelupa, dan disiplin mengatur waktu meskipun dilanda dengan kesibukan.