AES225: WFH
haegenquinston
Tuesday October 25 2022, 10:09 AM

Dari hari Senin kemarin, aku menjalankan Work From Home karena tidak enak badan dan batuk pilek, mungkin akibat tertular dari adikku ataupun pekerja di kantor. Pengalaman WFH ini baru kualami setelah 2 bulan selalu datang ke kantor literally senin hingga kamis tiada berhentinya. Sementara teman-teman lain pernah mengalami hal ini, aku baru WFH kemarin, meskipun sebenarnya aku udah pengen WFH dari beberapa minggu lalu akibat malas dan capek kalau pergi ke kantor.

Namun hal yang terjadi, saat WFH aku jadi kurang banyak bersosialisasi dengan rekan kerja lainnya, hal yang ditugaskan padaku saat ini lebih sedikit (kebetulan juga), dan sangat tergantung klien. Pengalaman WFH kali ini bagiku cukup buruk, aku tidak terlalu betah dalam menjalaninya. Bukan hanya karena kurang kerjaan, namun aku juga perlu sesekali istirahat karena tidak enak badan, yang membuang waktu kerja juga.

Di tempat kerjaku, rekan-rekan kerja yang lain suka bilang, WFH itu bagaikan libur karena selain meeting dan deadline yang ada, kebebasan di rumah membuat waktu kerja kurang efisien. Mereka memiliki jadwal sendiri antara WFH atau tidaknya, berdasarkan perhitunganku, biasanya 1 minggu sekali.

Termasuk saat ini, aku juga sedang tidak ada kerjaan disaat WFH makanya menulis Atomic Essay. AES ini berguna untuk tetap memberiku media untuk menulis sebuah artikel secara rutin, dengan mengingatkanku kembali kepada pentingnya menulis.

Untungnya besok aku akan balik bekerja di office. Untuk saat ini, siangnya aku berencana untuk mengulik online ads berbayar dan mengerjakan rutinitas posting Tiktok.