AES023: Barbarossa
haegenquinston
Friday August 27 2021, 12:04 PM
AES023: Barbarossa

Kali ini aku ingin menceritakan mengenai Perang Dunia 2. Latar Belakangnya: aku suka sejarah. Yang aku ceritakan adalah mengenai suatu operasi besar yang diluncurkan di tengah perang, mengakibatkan kekalahan dan kemenangan. Memerlukan strategi yang baik untuk memanangkan suatu pertempuran, dengan mencari konter strategi lawan.

Saat itu tahun 1941. Jerman Nazi sudah menguasai Perancis, Belanda, Belgia, Yugoslavia, dan juga Polandia. Tidak ada ancaman Sekutu apapun, lawan-lawan sekitar Pakta Axis telah tertundukkan semua. Lawan hanya tersisa Inggris, itupun tidak bisa saling menyerang karena terisolasi dalam benua dan pulau berbeda. Amerika belum bergabung ke dalam perang. Di sisi timur terdapat raksasa besar, seperti yang anda tahu namanya adalah Uni Soviet. Dalam kasus ini, Uni Soviet merupakan suatu negara netral, yang memiliki ideologis Komunis sejak revolusi dan perang saudara tahun 1921. Sejak pakta Molotov-Ribbentop yang merupakan perjanjian gencatan senjata dan pembelahan teritori Polandia menjadi 2, Uni Soviet merupakan negara yang damai dan tidak mempersiapkan perang melawan Sekutu maupun Axis. Pemimpinnya adalah, Joseph Stalin yang terkenal dengan senyum dan kumisnya.

Tahun 1940-an, Hitler menyuruh ajudan-ajudannya untuk mempersiapkan perang ekspansi ke Timur melawan Uni Soviet. Rencana tersebut sangat rahasia, tanpa dideteksi oleh Uni Soviet. Pasalnya, perang antar kedua negara akan melanggar perjanjian Molotov-Ribbentop. Itu sebabnya Stalin tidak menduga sama sekali bahwa Jerman akan menyerang mereka.

Pada 22 Juni 1941, serangan operasi Barbarossa dimulai. Dalam beberapa minggu, progress kemajuan tentara Jerman sangat cepat, menerobos melalui garis-garis pertahanan Uni Soviet di sekitar Lviv, Kaunas, dan Riga. Uni Soviet belum mempersiapkan tentara di garis wilayah, dan mereka diterjang cepat. 

Dalam beberapa bulan, tentara Jerman berhasil mengepung lebih dari 150.000 tentara dari Uni Soviet di kota Kyiv, yang saat ini merupakan ibukota dari Ukrania. Dalam pengepungan tersebut, lebih dari 100.000 tentara meninggal dan sisanya menyerahkan diri. Garis pertempuran akhirnya mereda karena banyaknya bantuan tentara yang dikerahkan oleh Uni Soviet. Mereka akhirnya siap untuk bertahan dari serangan dan berperang. Namun saat itu tentara Jerman sudah berada di luar kota Leningrad, Stalingrad, dan beberapa puluh kilometer dari Moskowa.

Musim dingin tiba, dan tentara Jerman tidak bisa maju lebih lagi karena cuaca yang tidak mendukung. Justru cuaca dan medan berpihak di sisi Soviet. Jerman tidak bisa melaksanakan tujuan utama dari operasi besar-besaran ini, yaitu menaklukkan kota Moskow dalam hitungan beberapa bulan. Waktunya bagi Uni Soviet untuk mengirim bala bantuan ke garda depan.

Terdapat beberapa pertempuran besar dan hebat pada periode 1942-1943, diantaranya pertahanan Leningrad, pertempuran Stalingrad, dan pertempuran Kursk. Masing-masing memakan korban yang ekstrem, yang semuanya berada dalam pihak Jerman. Pertempuran Stalingrad terjadi selama lebih dari 1 tahun, dimana Jerman langsung memasuki kota Stalingrad dan tidak peka. Karena itu, tentara Soviet dapat melaksanakan sebuah counterattack dan pengepungan. Akhirnya kota tersebut dimenangkan kembali, bersama dengan ratusan ribuan korban jiwa di pihak Jerman. Pertempuran Stalingrad tersebut bisa dibilang adalah momen 'kunci' dan momen yang memutarbalikkan outcome dari perang.

Sementara di utara, kota Leningrad dikepung oleh pejuang Finlandia dan tentara Jerman. Bala bantuan dan komunikasi terputus selama berbulan-bulan, dan kota tersebut terisolasi dari luar. Namun, pertahanan di kota tersebut sangat mendukung. Juga jiwa-jiwa para pejuang pertahanan sangat kuat. Dalam beberapa kali percobaan untuk mengambil kota tersebut, semuanya gagal. Semenjak serangan balik musim dingin 1943, tentara Jerman akhirnya mundur dari Smolensk, secara tidak langsung membebaskan Leningrad dari kepungan Jerman.

Serangan balasan dari Uni Soviet 'Bagration' sangat ampuh. Dalam hitungan bulan, tentara Jerman sudah balik ke batas negaranya sendiri. Pada tahun 1944, juga terdapat pemberontakan Warsaw yang berupa dari sisa-sisa tentara Polandia. Dimana warga kebangsaan Polandia yang beragama Yahudi dimusnahkan melalui kamp-kamp besar. Pemberontakan tersebut sangat besar, bahkan Jerman pun terpaksa memundurkan pasukannya untuk memerangi dan mengkondisikan Polandia.

Sejak 1943 akhir, uni soviet mengalami kemajuan di segala sektornya, mau wilayah pasukan Utara, pasukan tengah, dan pasukan selatan. Akhirnya mencapai Romania, mereka menggulingkan rezim fasis dan menggantikannya dengan ideologi mereka, langsung berpindah sisi. Mereka juga mencapai Hungaria, dimana pemerintahnya sudah memutuskan untuk berpindah sisi dan memerangi Jerman. Keadaan sudah berbalik, dari awalnya mendukung faksi Jerman dan pada akhirnya mendukung Soviet.

Belum lagi, pada tahun 1944 akhirnya pasukan AS dan sekutu lainnya mendarat di Perancis, membersihkan area sekitarnya dan memaksa Jerman untuk mendirikan pertahanan jauh dari lokasi pendaratan. Tahun 1945, terdapat serangan terakhir, Uni Soviet dan AS bukannya bersepakat untuk menyerang bersamaan, melainkan pa cepet-cepet menyerang. Yang sampai di dalam tembok Berlin duluan ialah pasukan Soviet, pasukan AS kemudian. Terjadilah penyerahan total, dan akhirnya perjanjian. 

Akhir kata; jerman akhirnya saat itu terbagi 2. Jerman timur dan Jerman barat, masing-masing pihak Sekutu dan Komunis saling berhadapan dalam Perang DIngin. Ada pelajaran yang bisa diambil dari tulisan ini. Yang pertama, sejarah itu selalu menarik karena terjadi peristiwa-peristiwa menarik yang bisa diambil dari berbagai sudut pandang. Yang kedua, jangan menganggap remeh, terutama kalau lawannya ialah 'Beruang Besar dari Timur'. Yang ketiga, pakailah strategi yang bisa menang melawan strategi lawan, yang direncanakan untuk menang melawan strategi kita sendiri pada awalnya. Dan yang terakhir, jangan terlalu ambisius; karena pada akhirnya semua pihak akan menjadikanmu lawan.

You May Also Like