AES04 PENDIDIKAN DAN SOCIETY 5.0
ikwiguna
Monday August 9 2021, 8:26 PM
AES04 PENDIDIKAN DAN SOCIETY 5.0

Pada 21 Januari 2019, pemerintah Jepang memperkenalkan Society 5.0 sebagai resolusi atas Revolusi Industri 4.0. Konsep ini memungkinkan kita menggunakan ilmu pengetahuan yang berbasis modern (AI, Robot, IoT) untuk kebutuhan manusia dengan tujuan agar manusia dapat hidup dengan nyaman. Dalam konsep Society 5.0,  fokus utama pada manusianya, bukan teknologinya. Semua teknologi adalah bagian dari manusia itu sendiri, internet bukan hanya digunakan untuk sekedar berbagi informasi melainkan untuk menjalani kehidupan. Manusia senantiasa diharapkan mampu menciptakan nilai baru melalui perkembangan teknologi dan dapat meminimalisir kesenjangan pada manusia dan masalah ekonomi dikemudian hari.

Pendidikan sebagai faktor kunci dalam penyiapan SDM yang unggul, mandiri, dan berintegritas juga perlu melakukan banyak perubahan paradigma pada era Society 5.0 ini. Pendidikan hendaknya menjadi penginspirasi bagi tumbuhnya kreativitas peserta didik. Pendidik berperan sebagai fasilitator, tutor, penginspirasi, dan motivator bagi peserta didik. Terciptanya pendidikan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia melalu proses “Merdeka Belajar”.

“Untuk menjawab tantangan Society 5.0, dunia pendidikan memerlukan kecakapan hidup yang dikenal dengan istilah 4C (Creativity, Critical Thingking, Communication, Collaboration). Siswa-siswa diharapkan memiliki kemampuan 6 Literasi Dasar (literasi numerasi, literasi sains, literasi informasi, literasi finansial, literasi budaya dan kewarganegaraan). Tidak hanya literasi dasar namun juga memiliki kompetensi lainnya yaitu mampu berpikir kritis, bernalar, kretatif, berkomunikasi, kolaborasi serta memiliki kemampuan problem solving. Demikian berbagai sumber menekankan tentang hal ini.

Konsep Society 5.0 dibuat sebagai antisipasi dari gejolak disrupsi akibat Revolusi Industri 4.0, yang menyebabkan ketidakpastian yang kompleks dan ambigu (VUCA). Dikhawatirkan invansi tersebut dapat menggerus nilai-nilai dan karakter luhur kemanusiaan yang dipertahankan selama ini. Pelajar yang diharap di masa depan adalah pelajar yang mencerminkan profil seperti rasa ingin tahu yang tinggi, berinisiatif, gigih, mudah beradaptasi, memiliki jiwa kepemimpinan, memiliki kepedulian sosial dan budaya, serta yang terpenting memiliki perilaku (karakter) yang luhur.

You May Also Like