AES66 ghibli
innocentiaine
Sunday September 5 2021, 9:59 PM
AES66 ghibli

credit: studio ghibli; everett collection

Sejak kecil, film-film studio Ghibli adalah pilihan favorit anak-anak saat movie time, again and again.. =D Memang film-film yang tidak cukup untuk ditonton sekali saja. Awalnya aku pikir karena alurnya yang seringkali kompleks, anak-anak memang perlu beberapa kali menonton untuk paham alur dan pesan cerita. Ternyata sampai sekarangpun, bila punya waktu luang, entah mengapa suka muncul keinginan untuk nonton film-film Ghibli. Bukan untuk paham alur, tapi untuk menikmati kembali suasana, mood, keindahan gambar.. Tak pernah merasa bosan. Mungkin seperti lagu kesukaan, atau kebiasaan yang memang aneh =D Sewaktu kedatangan Marius, anak pertukaran pelajar dari Perancis, kami ajak dia ikut nonton. Responnya lucu. Ayo, tapi separuh bertanya-tanya, “Beneran nih, nonton animasi? Orangtuaku ga pernah dan sepertinya ga akan pernah nonton animasi.” katanya. Berbeda preferensi kali ya.. Marius sendiri menyukai animasi dan banyak hal tentang Jepang, meski baru saat itu mengetahui tentang studio Ghibli. Jadilah tak sekadar menonton kami pun bisa lanjut membahas panjang film yang telah ditonton.

Memang recommended sekali, untuk anak segala usia. Karya-karya yang dikerjakan dengan komitment tinggi, dan konsisten di semua judul. Salah satu faktor yang membuat aku jatuh cinta pada karya-karya studio ini adalah karakter hand drawing / goresan tangan yang membuat gambar-gambarnya lebih dekat dengan rasa, lebih alami dan hidup. Beda tentunya dengan efek komputer / CGI, meski sudah semakin canggih. Faktor lain yang membuat menonton film-film keluaran studio ini ibarat piknik bagi sisi imajinasi dalam diri adalah alur cerita, tokoh atau karakter, kedetilan penggambaran, belum lagi soundtracknya yang selalu terasa pas. Alur pada cerita-cerita imajinatifnya, seperti Ponyo, Spirited Away, Howl’s Moving Castle atau Laputa, Castle in The Sky sangat tidak terduga, dipadu dengan tokoh-tokoh yang menghidupkan cerita. Namun cerita-cerita yang realistis seperti The Wind Rises atau From Up on Poppy Hill, bahkan Only Yesterday pun tak kalah seru dan memikat untuk aku ;)

joefelus
@joefelus   5 years ago
Wah ini kegiatan yang belum pernah saya sentuh. Anehnya saya punya koleksi Spirited Away, mungkin merupakan bonus ketika saya memborong film-film Mkv dulu, tapi belum sama sekali saya tonton satupun! Saya akan catat untuk memulai pas pulang nanti, karena koleksinya ada di hard drive di salah satu doos di gudang di Indonesia.
Vinca
@vinca   5 years ago
Ghibliii... Pertama kali kenal studio ini dari CD yang dibeli untuk Marcel, oleh² dari papinya yang kerap dibawa dari Glodok.. Sekarang film² Ghibli jadi favorit anak² aku sekeluarga... Mulai dari alur cerita, animasinya, tokohnya, warna yang menawan.. Dan.. Keanehannya yang misterius..
innocentiaine
@innocentiaine   5 years ago
Wah sama ternyata.. katanya Miyazaki sedang membuat film terbaru..
innocentiaine
@innocentiaine   5 years ago
Wah punya harta karun pak Jo.. 😄
You May Also Like