Kelar FestLit hari pertama, kami membantu bu Mega membuka dan mendata buku² kiriman Bebadeda yang dititip untuk bursa esok harinya. Godaan yang sungguh besar itu.. Harus kuat karena hari itu aku sudah belanja buku 😁 Cukup banyak buku yang akan dijual daaan yang menarik hati.. Satu demi satu didata sesuai daftar. Lalu terpaku pada sebuah buku yang sudah lama ingin kubaca.. Buku anak, buku lama, karangan Kate diCamillo, Because of Winn Dixie. Aku baru pernah membaca sebuah bukunya, The Tale of Despereaux, dalam bahasa inggris. Dan langsung jatuh hati pada cara penulis bercerita. Tak bisa aku uraikan. Aku mengerti maksud pak Joe ketika mengatakan ada keindahan yang sulit disampaikan lewat kata. Itu juga yang kurasa. Pokoknya indah, menarik, sekaligus jelas dan kaya. Penulis berhasil mengajak aku membayangkan si tokoh, suasana, alur dari cerita itu. Banyak buku yang saat kubaca hanya sampai di tatar paham alur dan info. Tak sampai dapat mengimajinasikan, membayangkan apalagi hingga merasakan. Jadilah melihat buku Winn Dixie versi terjemahan, membuatku penasaran. Mungkin akan berbeda karena The Tale of Despereaux sangat imajinatif. Dan yang juga penting adalah kemampuan penterjemah. Mampukah ia menyampaikan kembali keindahan dan pesan penulis dalam bahasa yang berbeda..
Hanya ada 1 eksemplar buku Winn Dixie saat itu. Tapi karena banyak buku lain yang tak kalah menarik, aku merasa yakin besok masih bisa beli langsung. Ternyata, saat mampir keesokan hari, buku itu sudah tidak ada. Haha kurang berjodoh rupanya. Tetap saja kutitipkan judul buku dan namaku pada teman Joglo Lawakan yang sedang menjaga lapak. Siang saat bebenah, bu Mega mengatakan bahwa buku itu ada padanya, dan aku boleh membaca duluan. Hohooo kaaannn.. kalau sudah jodoh tak akan kemana.. senangnya.. Terima kasih bu Mega 
Ceritanya klasik, sederhana, pas buat anak usia SD kecil. Terjemahannya juga ternyata baik. Mengenai seorang anak perempuan bernama India Opal dan anjingnya Winn Dixie di sebuah kota kecil. Opal anak piatu, tinggal dengan ayahnya yang seorang pendeta. Ia bertemu Winn Dixie di satu-satunya toko di kota itu. Seekor anjing kumuh tak bertuan yang bisa tersenyum manis. Mereka berteman baik dan hal itu mengubah banyak hal dalam hidup Opal. Just sweet.. 😊 Beberapa cerita Kate diCamillo sudah difilemkan, meski aku belum berkesempatan menonton.
Buku memang luar biasa. Kita bisa jadi siapa saja bahkan anak kecil. Btw, kalau tidak salah setidak-tidaknya sudah ada 5 filmnya sejak tahun 2005, ada di Disney Plus, Peacock, juga di netflix.
wah 5 ya.. musti berburu ni..