132 ruang belajar
innocentiaine
Sunday May 15 2022, 8:11 PM

Membaca beberapa postingan kemarin, ternyata sudah setahun AES berjalan. Selamat buat rekan-rekan penulis yang sudah membuktikan konsistensi diri untuk membangun atomic habit / kebiasaan kecil, menulis setiap hari. Well done!

Menuju 365 esai, masih jauh untuk aku sendiri. Konsistensi belum teruji. Ibarat ikut marathon, selain terlambat mulai, di satu titik melambatkan kecepatan hingga separuh ritme, lalu sempat ketiduran cukup lama, dan baru mulai lagi laughing Jujurnya aku mulai tanpa menaruh bilangan 365 sebagai garis finish. Meski tidak menutup kemungkinan bila kelak di tengah perjalanan, 365 menjadi target capaian. Yang untuk aku penting saat memulai dan saat ini, adalah mengalokasi waktu untuk menulis dan mencari cara untuk semakin memudahkan proses menulis ini. Karena pada awalnya butuh waktu cukup panjang untuk aku bisa menyelesaikan dan mengunggah dengan yakin. Namun setelah menjalani beberapa waktu, terasa semakin mengalir ketika menulis.

Mendekati akhir semester lalu, karena cukup banyak tugas, termasuk membantu proses merapot, aku memilih untuk berhenti menulis AES. Yang sungguh terasa adalah kemampuan menulis yang membaik. Semakin cepat dalam menuang gagasan dan merangkai kalimat. Sebenarnya bisa jadi bekal yang membantu sekali untuk proses menarasikan rapot.

Mengintegrasi kebiasaan baru ke dalam keseharian butuh determinasi. Terlebih kebiasaan yang membutuhkan usaha lebih untuk melakukannya. Merasakan perubahan pada kemampuan, untuk aku banyak membantu menjaga niat. Aku pernah mengikuti komunitas sketsa. Setelah diingat-ingat lagi, mirip dengan AES. Ada ruang khusus untuk berinteraksi, seperti halnya Ririungan. Setiap minggu ada satu topik khusus yang dilontar. Bisa tentang objek, teknik, gaya / style, dll, disertai video yang sedikit banyak berkait atau menjelaskan topik tersebut. Lalu peserta diajak untuk mengunggah hasil karya masing-masing, juga saling memberi komen dan apresiasi. Intinya, lakukan tanpa perlu terlalu banyak berteori. Terasa bahwa langsung praktik, mengamati karya peserta lain, membaca komentar dan apresiasi, menjadi ruang belajar yang efektif. Demikian pula dengan AES, untuk aku, jadi ruang belajar yang sangat fleksibel. Ritme, target dan capaian benar-benar tergantung pada diri sendiri. 

dannyobadiah.jpg

 Quotes : : Danny Gregory

Andy Sutioso
@kak-andy   4 years ago
Maju terus kak Ine. 🏼😊
innocentiaine
@innocentiaine   4 years ago
Siap.. 😄
joefelus
@joefelus   4 years ago
Semangat, kak! Menulis di AES itu kegiatan luar biasa. Belajar setiap hari dan membuka banyak pintu ke kemungkinan baru. Akan saya bagikan ceritanya 30 menit lagi hehehe..
innocentiaine
@innocentiaine   4 years ago
Nuhun pak! Segera dibaca ceritanya 🙏🏼☺️
You May Also Like