AES154 pengenalan diri
innocentiaine
Tuesday June 28 2022, 11:29 PM

Rutin banyak berubah saat libur. Menulis kembali tergeser ke penghujung hari. Sedikit pemikiran mengenai yang terlintas hari ini, tentang penemuan diri. Pak Jo kemarin menulis tentang cita-citanya untuk menjelajah berbagai negara sambil menikmati makanan khas. Seru sekali kebayangnya. Di akhir semester lalu, teman2 KPB juga bercerita tentang rencana hingga 10 tahun ke depan. Impian yang kuat terkait pengenalan diri dan kemampuan. Meski yakin bahwa bukan proses yang mudah, tapi sebuah capaian besar bahwa mereka dapat membuat peta diri sedemikian rinci.

Mengenali diri ini, bahkan sampai saat ini masih jadi proses untuk aku. Mungkin memang proses sepanjang usia. Jadi kalau anak2, teman mereka, mengatakan bingung, gamang atau sekadar terpikir seperti yang Tasha tulis di AESnya beberapa hari lalu, kenapa aku berada di titik ini, lalu apa dan bagaimana ke depannya, adalah hal yang wajar, bagian dari proses hidup yang aku yakin dialami banyak orang, bahkan mungkin semua orang.

Perbedaannya di usia mereka, pertanyaan tersebut muncul karena berbagai pengalaman baru yang sedang atau akan dihadapi, karena berbagai pilihan atau keputusan yang perlu dibuat. Sementara untuk aku, pertanyaan itu justru terjadi karena tumpukan pengalaman atau kejadian yang tidak terselesaikan baik, keputusan atau pilihan yang dibuat tanpa pertimbangan cukup, dll. Proses refleksi biasanya membantu. Mengingat kembali yang telah dialami, menyadari titik-titik kesalahan sekaligus keberhasilan yang terlewat, dan baru disadari ketika ditelaah kembali. Bukan untuk disesali, karena waktu tidak bisa diputar balik. Lebih untuk menyadari dan menerima bahwa segala sesuatu yang terjadi pada diriku, baik – buruk, suka – duka, sepenuhnya adalah tanggung jawab dan pilihanku sendiri.

You May Also Like