Ini yang terakhir! Saya buat pendek saja hehehe..
4 HARI DI WASHINGTON D.C.
Washington D.C. adalah kota yang sangat Indah. Dimana mana bisa melihat bangunan bangunan yang megah. Sesudah check in hotel di daerah Dupont Circle, kami langsung jalan-jalan ke White House yang bagus sekali kalau dilihat pada waktu malam. Banyak orang berkumpul di halaman berfoto-foto, banyak juga yang berdemonstrasi. Ada 2 orang yang memang camping di situ dengan ditemani berbagai slogan. Mereka protes penjualan senjata, penggunaan senjata nuklir dlsb.
Pada malam hari pertama kami sempat kelaparan. Tak disangka bahwa kebanyakan toko tutup sekitar pukul 8 malam. So, kami cukup kesulitan cari makan. Yang pasti juga kami kehausan. Hari-hari itu panas sekali yang menurut ramalan cuaca suhunya di atas 90F. Saya selalu berbekal air dalam botol, dan ternyata itu tidak cukup. Dari pengalaman ini, setiap hari saya bawa air sampai 4 liter.
Hari kedua kami ambil troley tour dan keliling kota. Kami berhenti di old post office yang ada menaranya sehingga kami bisa naik dan melihat seluruh kota dari atas. Sesudah itu ke National Geography Society, NASA dan gedung Capitol. Kami menghabiskan sekitar 3 atau 4 roll film di sana. Terlalu banyak gedung gedung indah di kota ini dan asyiknya semuanya free admission, gratis, tidak perlu bayar tidak seperti di kota kota lain. Kedua, semuanya handicap accessible, sehingga sangat memudahkan untuk nina yang harus tertatih tatih dengan tongkat.
Subway di Washington DC termasuk yang paling baik dibandingkan dengan kota-kota lain. Jika di New York tangga-tangga turun ke bawah tanah begitu kotor dan bau seperti WC umum, di Washington DC sangat bersih dan sangat ramah untuk penyandang cacat karena ada eskalator atau lift. Di sini sama sekali tidak bau, dan peron tempat menunggunya juga luas dan bersih. Di Amerika ada 10 kota yang memiliki subway, saya sudah mencoba di 5 kota, Boston, New York, Chicago, San Fransisco dan Washington DC. dari 5 kota itu menurut saya Washington DC yang terbaik, lalu Chicago, Boston, San Fransisco dan yang saya paling tidak suka adalah New York. Di LA saya tidak berani mencoba karena katanya tidak terlalu aman.
Saya takut ketinggian. Di Dupont Circle ada eskalator yang turun/naik dari jalan raya menuju subway. Nah ini mungkin eskalator yang terpanjang dan terdalam yang pernah saya gunakan. Dari atas saya agak ketakutan karena ujungnya di bawah hampir tidak kelihatan karena begitu dalam dan juga agak curam. Untuk naik saya biasa saja tapi menuju subway tangan saya sampai berkeringat karena ngeri. Repotnya hotel tempat kami tinggal terdapat di daerah Dupont Circle, jadi mau tidak mau selama 4 hari saya harus bolak balik menggunakan eskalator itu! Oh ya, Kantor Kedutaan Besar Indonesia sangat dekat dengan Dupont Circle, paling hanya 3 blok jauhnya. Dan hotel tempat kami tinggal juga hanya sekitar 2-3 blok dari situ. Ini tempat yang menyenangkan.


Hari ketiga kami habiskan untuk mengunjungi tempat-tempat yang kemarin terlewat seperti Lincoln Memorial, Smithsonian Institution, Georgetown, tak ketinggalan Basilika yang Indah sekali yang terletak di kampus Catholic University of America, Ini tempat tempat yang saya anjurkan untuk dikunjungi. Khusus mengenai Basilika Bunda Maria Yang Dikandung Tanpa Noda (kalau tidak salah) kami menghabiskan hampir 1/2 hari penuh di sana. Kami menghadiri misa bahkan sampai makan di sana. Gereja terindah yang pernah saya saksikan selama ini, jauh lebih bagus dari gereja gereja di New York.

Basilika

Hari Keempat kami menyebrang ke State of Virginia, ke Old Town Alexandria. Ini kota tua yang benar benar mencerminkan sebuah kehidupan sosial tua. Kotanya sungguh dipertahankan agar tetap memberikan kesan 'old'. Selain itu kami
mengunjungi holocaust Museum. Ini adalah museum untuk mengenang kekejaman tentara Nazi di jaman perang dunia. Bangunannya serem sekali!!! sampai liftnya didesain seolah olah kami sedang ada di kamar gas. Jangan lupa bawa sapu tangan kalau mengunjungi museum ini, sebab membuat sedih melihat dokumentasi kekejaman yang di luar batas kemanusiaan yang pernah terjadi dalam sejarah kelabu peradaban manusia. Saya pernah menulis tentang perjalanan lain yang lebih detail di Washington DC, Judulnya One Day Alone In Washington DC. Di sini, jika berkenan: https://wordpress.com/post/justjosite.wordpress.com/1489
KEMBALI KE LOWELL
Hari ke-4 malam sesudah kami check out dari hotel, kami menuju Union Station untuk naik Amtrak menuju Boston. Sekali lagi jangan lupa mencicipi salad di sini, sedap sekali. Ada food court di lantai dasar yang menyajikan makan dengan berbagai variasi dari berbagai daerah. Dari salad sampai steak, dari makanan India sampai masakan yunani, ada semua!. Kereta berangkat petang hari. Tidak terlalu banyak yang dapat diceritakan di perjalanan ini, sebab semuanya gelap hahaha… dan saya juga tidur sepanjang jalan kelelahan. Liburan sudah mulai menjelang hari hari akhir. Energy kami tampaknya sudah tinggal sisa sisanya saja. Tiba di Boston hari sudah mulai terang. Kami sarapan di South Station, lalu bersiap ke Lowell.
Hari Sabtu, kami bertiga ke Harvard. Ada janji dengan seorang kawan yang dulu pernah bertugas di pusat bahasa di Unpar, Bandung. Harvard adalah tempat yang menurut saya terindah di seluruh Boston. Di tempat tempat lain memang sedang dibangun, jadi memang mengurangi keindahan kota, dan memberikan kesan semrawut tapi Harvard tampaknya tak tersentuh. Kami duduk di halaman sebuah cafe sambil menikmati makanan kecil. Hari itu cuacanya enak sekali banyak orang berlalu lalang dan di dekat kami ada sekelompok pemusik yang memainkan lagu lagu yang enak untuk dinikmati. Dari situ kami ke China town untuk makan siang lalu sekali lagi ke Christian Science Church untuk berfoto
foto lalu pulang ke Lowell.
Hari Minggu adalah hari terakhir liburan kami. Acaranya masak!!! hahaha..Menu hari ini: Batagor dan rendang. Pukul 8 malam kami dijemput taksi dan menuju terminal Sampai stasiun kami langsung naik commuter menuju Boston dan langsung ke Airport. Kami begadang di sana semalam suntuk sebab pesawat yang akan membawa kami pulang akan mulai boarding pukul 5:30 pagi. Liburan kami selama 3 minggu inipun berakhir ketika roda pesawat menyentuh landasan di Honolulu tepat pukul 12:45 siang waktu Hawaii (6:45 sore waktu Boston)***