AES 170 Ciaaat!
joefelus
Tuesday November 9 2021, 12:52 AM
AES 170 Ciaaat!

Ternyata body clock atau biological clock saya masih bekerja seperti sebelum day light savings time, jadi jam 4 tadi pagi mata saya sudah melotot dan sulit kembali tidur, padahal saya berencana untuk tidur hingga pukul 6 pagi karena saya akan bolos berenang sekali lagi. Alasannya karena gurunya hari ini yang ngajar tidak enakeun, toh nanti sore saya akan ke Gym, jadi tidak akan dosa-dosa banget kalau saya bolos pagi ini.

Selama 2 jam saya bolak balik di tempat tidur berusaha untuk kembali tidur tapi tidak bisa. Pikiran saya mulai melanglang buana berpikir tentang kejadian-kejadian akhir-akhir ini yang membuat saya agak down. Saya ingat beberapa percakapan dengan teman-teman yang mengenal sahabat saya yang sedang sakit ini. Salah satu teman saya bertanya seandainya saya memiliki fotonya. 

"Do you have his photo? For prayer sending prana energy!" Katanya.

"It is really powerful, it has helped, 7,8,9 of my friends and relatives with Covid." Jelasnya lagi.

Saya juga ngobrol dengan salah seorang teman dekat saya yang lain. Ini bahkan subuh-subuh ketika saya akan berangkat ke Gym. 

"Jo, ajak dia ngobrol yang happy-happy! He needs that."

"Send him light and love!" katanya lagi.

Nah bagi kebanyakan orang obrolan saya dengan sahabat-sahabat ini mungkin terdengar sangat ganjil. Betul khan? Ya, percaya atau tidak, dalam semesta ini banyak sekali hal-hal yang tidak atau belum kita sungguh-sungguh mengerti, bahkan kita sama sekali tidak tahu bahwa hal semacam itu ada. Kita begitu berkutat pada nalar sehingga segala-sesuatu yang "para" atau "meta" atau apalah istilahnya dengan sangat mudah kita tolak sebab tidak masuk akal. 

Apa itu prana, apa itu energy, apa itu wave semuanya itu bagai hal-hal yang fiksi. Mudah sekali tidak mempercayai hal-hal yang tidak dapat disentuh ataupun dilihat! Jangan salah, saya juga begitu kok. Tapi kita memang harus terbuka dengan banyak ide, contoh sederhana, yang namanya microwave saja dulu hanya angan-angan, tiba-tiba kita semua percaya begitu mesinnya diproduksi, kita memasukkan makanan lalu voila... makanan mateng dan panas. Terlihat kah gelombang mikro itu? tidak! Percaya atau tidak, itu nyata! Saya tidak berusaha memaksakan ide sama sekali, tapi sesuatu yang tidak terlihat dan tidak tersentuh bukan berarti tidak ada!

Saya lupa tahun berapa, saya pernah ikut semacam kurus yang namanya longevitology. Ini kursus untuk melatih memanfaatkan energy universal lalu disalurkan ke tubuh sendiri atau orang lain. Syaratnya satu, seluruh cakra dalam tubuh harus dibuka dahulu. Siapa yang membuka? mereka yang sudah ahli dan mencapai taraf ketrampilan tertentu. Saya melatih itu lumayan lama melalui meditasi dan latihan-latihan lainnya. Ke 7 cakra saya juga sudah dibuka. Beberapa kali saya melakukan chanelling universal energy untuk membantu istri dan anak saya ketika sakit. Istri saya bilang ketika dapat serangan batu empedu, rasa sakitnya jadi berkurang ketika saya bantu, demikian juga ketika Kano demam lalu saya bantu. Hanya saja saya kurang rajin dan kurang sabar! Latihan saya terhenti lalu mulai lupa. 

Semuanya itu memang berbau fiksi. Seperti cerita silat atau film kungfu dimana seseorang menyembuhkan korban yang terluka dengan menyalurkan tenaga dalam! Banyak khan di film-film? Nah terus terang saya melakukan semacam itu sembunyi-sembunyi karena malu jika dilihat orang. Saya tidak mau terlihat aneh, atau malah dianggap kurang sehat sedikit hahahaha... Ada suatu peristiwa ketika aki mobil saya mati. Starter sama sekali tidak berfungsi, bunyi saja tidak. Kata guru saya dulu, energy itu bisa disalurkan tidak hanya pada mahluk hidup tapi juga benda mati. Sesudah tolah-toleh melihat ke sana ke mari tidak ada orang, saya salurkan energy semesta ke aki itu. Sudah beberapa saat, tiba-tiba istri saya nongol.

"Lagi ngapain?" tanyanya.

"Engga ngapa-ngapain!" jawab saya segera dan mengangkat tangan saya dari aki karena malu kalau ketahuan. Lalu saya coba menyalahkan starter, bunyi beberapa detik tapi belum kuat menghidupkan mesin! Energy yang disalurkan belum cukup lama. Saya malu untuk mecoba lagi, angkat telepon lalu pesan aki untuk diantar ke rumah! hahaha...

Ya, yang saya pelajari itu sebetulnya hanya sebagai penyalur energy dari semesta ke benda atau tubuh agar memiliki kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri! Jika pada benda mati, maka benda itu memiliki energy yang cukup untuk berfungsi. Ya sederhananya semacam itu. Prana juga begitu! Intisari yang terdapat pada semua mahluk. Suatu energy yang bertanggung jwab untuk menjaga kita agar tetap hidup.

Kalau versi fiksinya ya seperti di film Star Wars.. the Force! Tidak terlihat tapi dapat dirasakan, seperti angin, tidak terlihat tapi dapat dirasakan bukan? Nah silahkan percaya atau tidak!

Saya bukan ahli dalam apa-apa, jadi yang saya ungkapkan dalam blog ini adalah mungkin semacam ajakan untuk jangan mudah menolak sesuatu yang tidak kita ketahui. Keterbatasan kita untuk mengetahui dan mengerti sesuatu jangan menjadikan kita tertutup pada ide baru. Tidak tahu, tidak mengenal bukan berati tidak ada. Mungkin suatu waktu nanti kita memiliki media untuk membuktikan itu semua,  sama seperti gelombang radio atau gelombang mikro. Saya yakin ketika gelombang radio pertama kali ditemukan, orang-orang mungkin menganggap itu semacam sihir, bagaimana menerima suara yang dikirimkan melalui gelombang radio dari antah berantah ke pendengaran kita? hahaha... 

Nah itu hasil berpikir selama 2 jam tadi pagi hingga akhirnya saya harus bangun, mandi dan siap-siap berangkat kerja!***