AES 222 Poke
joefelus
Friday December 31 2021, 1:55 AM
AES 222 Poke

Poke adalah makanan khas Hawai'i yang merupakan ikan mentah berbumbu atau jika western culinary mengenal jenis makanan yang mirip dengan nama ceviche. Ceviche sendiri sebetulnya berasal dari Peru, Amerika selatan, yang merupakan ikan mentah yang di "cured" dengan menggunakan air jeruk.

Berbeda dengan Ceviche, poke mempunyai kekhasan sendiri karena terpengaruh kuliner asia, sehingga tidak hanya menggunakan air jeruk dan Hawaiian sea salt, tapi juga banyak menggunakan kecap asin, minyak wijen dan rumput laut. Salah satu bumbu yang juga sering digunakan adalah Kukui nuts atau yang dikenal di Indonesia sebagai Kemiri!

Kano adalah penggemar poke. Saya perkenalkan jenis makanan ini beberapa tahun lalu yang kemudian perlahan-lahan sajian poke bowl yang terdiri dari spicy tuna poke, nasi sushi, salad rumput laut, imitation crab salad, alpukat, daun bawang, bawang goreng, potogan timun, furikake dan terakhir diberi 2 macam saus, yaitu spicy aioli dan unagi sauce menjadi favorit Kano. Nah Kano begitu gemar dengan makanan ini dan dia bisa makan ini setiap hari. Begitu gemarnya hingga Kano memperkenalkan makanan ini pada teman-temannya yang semuanya Bule! Sering Kano mengundang mereka ke rumah dan Kano meracik makanan ini untuk teman-temannya. Salah seorang sahabatnya selalu berkata,"This is a world class cuisine!" Tidak cukup pada poke, Kano juga senang makan sashimi, dia potong-potong ikan Tuna grade A yang saya beli, lalu dia beri garlic mayo dan di-torched! Dia praktikan juga proses membuat makanan ini di depan teman-temannya. Sayangnya Tuna grade A sangat mahal jadi saya hanya kadang-kadang saja menyiapkan ini sebab takut bangkrut! Hahaha...

Seenak-enaknya poke di Colorado, tuna yang dipergunakan pasti sudah pernah dibekukan. Nah begitu tiba di Hawai'i, tentu saja Kano begitu bahagia menikmati sashimi, sushi dan berbagai macam poke! 2 hari yang lalu kami diundang seorang sahabat yang sekarang memiliki restoran sushi. Sahabat saya ini menggunakan ikan tuna segar langsung dari pelelangan. Buat Kano ini adalah sushi terenak sepanjang masa karena kualitas ikannya jelas nomor satu dan tidak ada tandingannya. Ikan tuna yang baik tidak berbau, warnanya merah cerah dan teksturnya bahkan lebih lembut dan lebih enak dibandingkan agar-agar. Istilah bule, melt in the mouth! Dan literally memang begitu! Tuna memang paling enak dimakan mentah! Saya sangat sedih jika ada orang yang menyajikan tuna hingga matang, kalau begitu lebih baik membeli ikan tongkol atau tuna kualitas rendah atau sekalian tuna kalengan! Over-cooking tuna is a sin! Begitu istilahnya hahahaha

Hari ini kami sengaja mengunjungi sebuah fish/seafood market yang terkenal dengan pokenya yaitu Tamashiro. Begitu masuk saya dapat menyaksikan mata Kano berbinar dan bingung harus memilih yang mana. Akhirnya saya pilih masing-masing 1/2 pounds (sekitar 125gram) Ada limu ahi poke, spicy ahi poke, sweet and spicy ahi poke, onion ahi poke, dan he'e limu poke. Kalau tidak salah total ada 5 atau 6 macam. Ahi adalah bahasa Hawai'i untuk tuna dan he'e adalah octopus (tako, gurita). Saya terpaksa harus merogoh dompet tidak tanggung-tanggung hingga $65. Demi kebahagiaan Kano saya tidak tega untuk menolak. Dan semuanya memang setimpal begitu melihat bagaimana Kano menikmati makanan kegemarannya ini sepuas-puasnya. Masih ada 2 tempat lagi yang terkenal dengan poke bar nya, yaitu First Catch dan Foodland. Kami harus menjadwalkannya di beberapa hari kedepan dari sisa perjalanan kami ini!