AES 171 Small Things
joefelus
Wednesday November 10 2021, 3:05 AM
AES 171 Small Things

Masih 3 jam lagi di kantor dan saya harus berjuang melawan kebosanan dan rasa kantuk. Menyerah adalah kata yang terakhir yang saya pilih tapi tubuh sepertinya berkata lain, beberapa kali saya doze off, maaf saya belum berhasil menemukan kata yang tepat dalam bahasa Indonesia. Saya hampir menyerah, godaan untuk menutup mata sangat tinggi. Lalu saya ingat bahwa sekarang sudah hari baru di Bandung, artinya saya punya sekitar 22 jam untuk menulis esai yang ke 171. Ide di kepala: kosong! Sesudah membaca sekian banyak esai teman-teman, masih belum ada inspirasi juga. Ya memang akhir-akhir ini saya terus-terusan mengalami ini. Banyak tulisan saya yang hampir tidak ada isinya, hanya bercerita yang ringan-ringan saja. Tampaknya tulisan ini juga akan seperti itu.

Apa sebetulnya yang sangat berharga buat saya? Hal-hal kecil, hal-hal yang sederhana dalam hidup! Sepertinya sangat sepele dan tidak berarti karena itu merupakan hal yang simpel tapi justru hal-hal yang sederhana itu yang membuat saya senang. Kegembiraan sebetulnya tidak perlu dicari. Kegembiraan ada di mana-mana, yang penting adalah apa yang ada di dalam hati dan pikiran. Jika hati dan pikiran kita jernih, dengan mudah dapat menemukan sesuatu yang menyenangkan. Beberapa contoh hal kecil yang membuat saya sangat senang:

Pertama: Buku. Ini salah satu yang membuat saya senang. Banyak buku yang sudah saya beli dan belum selesai saya baca, bahkan ada yang sudah saya miliki selama bertahun-tahun. Kadang memilikinya saja sudah membuat saya sangat senang. Di samping tempat tidur saya ada setumpuk buku, ada yang sudah sebagian saya baca, ada yang baru beberapa halaman dan banyak yang belum saya baca sama sekali. Hampir semua buku itu ada tulisan tangan saya, dimana dan kapan membelinya. Saya punya kebiasaan untuk membeli buku di tempat yang baru saya kunjungi. Sama seperti souvenir, tapi ini berupa buku. Disamping bisa dibaca, juga ada cerita melatar-belakangi bagaimana hingga saya memiliki buku itu.

Kedua: Musik. Setiap pagi ketika berjalan kaki ke tempat kerja atau pulang kerja saya selalu ditemani dengan musik. Ada banyak musik yang mengingatkan saya pada saat duduk di dalam bus  menjelang tengah malam sepulang bekerja dengan badan lelah, duduk di samping jendela bus dan memandang ke luar sambil merenungkan nasib dan hidup hahaha...

Ketiga: Bau harum ketika masak! Pernah merasakan berada di dunia lain ketika diri sendiri seolah-olah menjadi pusat dari segala sesuatu? Bergaya seolah-olah sebagai seniman yang meracik semua bahan baku untuk menciptakan sebuah kreasi yang indah? Nah kenikmatan ini tidak ada duanya. Saya sekarang mengerti mengapa kegembiraan saya berubah ketika mengurus restoran, karena saya merasa harus melakukannya, bukan karena saya ingin melakukannya. Nah itu memberikan perbedaan yang sangat signifikan. 

Keempat: Aroma kopi. Ya, kopi, buku dan kue, itu kombinasi yang sangat indah apalagi ditemani seseorang yang kita cintai, berjam-jam serasa hanya sekejap karena kegembiraan yang meluap. Sederhana sekali, bukan? Tapi ini sangat menyenangkan. Dalam keadaan lelah pun jika saya diajak ke toko buku untuk membaca atau menulis, minum kopi dan menikmati kue kecil, saya tidak akan pernah menolak. Kenapa? karena ini adalah tempat favorit saya untuk melepaskan diri dari segala bentuk kepenatan tubuh maupun hati.

Kelima: Toko peralatan dapur, bumbu dan pernik-pernik memasak! Saya bisa berlama-lama hanya memandangi sederetan pisau! Saya bisa tersesat (terjebak dalam angan-angan) di dalam sebuah toko yang menjual peralatan masak hanya sekedar memandangi talenan atau buku resep.  Tentu saja tokonya yang ditata secara artistik, bukan seperti di jalan Kalipah Apo yang terus terang seperti warehouse hahahaha. Jadi timbul ide, mungkin saya mau buka toko yang isinya peralatan dapur yang unik dan artistik, racikan bumbu-bumbu kering yang saya ciptakan sendiri, buku-buku resep dan di salah satu sudut saya sediakan sebuah cafe kecil yang menyajikan kopi dan beberapa meja dan kursi untuk duduk-duduk membaca buku diiringi musik Jazz!  Nah ini sepertinya merangkum semua hal yang membuat saya bahagia: Buku, Musik, Kopi, dan peralatan masak! Keren khan? hahahaha....

admin
@admin   5 years ago
Saya dukung 100% idenya. Nanti kita pada nulis AES di kafenya sambil menikmati kue bikinan Pak Jo.
joefelus
@joefelus   5 years ago
Hahahahaha.... ini mah cuma ide dan menghayal! Hahahaha.
admin
@admin   5 years ago
Semua berawal dari khayalan.
Andy Sutioso
@kak-andy   5 years ago
Keren Joe. Sangat bisa memahami, karena sayapun orang yang gemar berangan-angan. BTW, Semi Palarpun lahir dari angan-angan. Hari ini saya keluarkan tagar baru [angan-angan], Sepertinya cukup banyak tulisan di Ririungan yang bisa diberi tagar ini. 😊👍🏼