Mengelilingi pulau adalah salah satu kegiatan yang saya sukai ketika dulu tinggal di Honolulu. Sebagai keluarga mahasiswa miskin kami biasa naik bus kota dan berhenti di beberapa tempat yang kami suka kunjungi, misalnya di Blow Hole. Ini adalah pantai berbatu karang yang biasanya ombaknya sangat tinggi, lalu air yang didorong oleh ombak ke tepian memasuki sebuah lorong di bawah laut lalu menyemburkan air keluar dari sebuah lubang yang terbentuk selama ratusan tahun. Pemandangan di sini sangat Indah. Perhentian berikutnya di Makapu'u. Di sini ada sebuah mercu suar yang disukai banyak orang karena seperti mercu suar lainnya terdapat di ujung untuk memberikan pentunjuk pada nelayan karena daerah di sini sangat berbatu-batu.

Makapu'u
Ada tempat lain yang disebut Chinaman Hat. Ini sebuah pulau kecil beberapa ratus meter dari tepi pantai yang bentuknya seperti topi pekerja perkebunan dari China di jaman dahulu. Karena bentunya yang unik inilah pulau itu memperoleh nama seperti ini.
Saya tidak ingat kapan terakhir saya melaukan perjalanan keliling pulau. Semenjak saya sibuk di pekerjaan terakhir saya ketika tinggal di sini, seingat saya hampir tidak pernah pergi lagi, apalagi sesudah Kano lahir dan sibuk dengan urusan kesehatan dia. Jadi kemungkinan besar lebih dari 20 tahun yang lalu. Saya hampir lupa bahwa ada sebuah kota kecil, atau desa yang saya sukai di sini karena bagian belakangnya menjulang pegunungan sedangkan di bagian depannya samudra pasifik yang sangat indah. Di daerah ini yang diberi nama Ko'olau, pegunungannya mempunyai kontur yang kerkerut-kerut. Ingat salah satu adegan dalam film Jurassic Park dimana Sam Neil dan karakter lainnya berlari di padang luas bersama burung-burung unta yang sangat besar-besar karena dikejar T-Rex? Nah adegan itu pengambilan filmnya di lokasi ini. Padangnya memang luas dan indah dengan pohon-pohon yang berbentuk kanopi. Daerah ini terlihat asri dan damai.

Ko'olau
Melewati Ko'olau, para pengunjung akan disuguhi berbagai macam wisata kuliner. Yang paling terkenal adalah Shrimp Truck, Giovanni's. Sekarang begitu ramai dan bermunculan banyak food truck lainnya seperti smoothies, BBQ, hotdog dan sebagainya. Antriannya pun bisa lebih dari 100 meter! Sayu ingat trakhir ke sini hanya ada truk udang ini saja, tidak ada yang antri dan hanya duduk di tenda untuk menikmati udang segar yang dimasak dengan banyak bawang putih, butter dan perasan jeruk lemon. Rasanya memang sangat enak sehingga kemudian begitu terkenal hingga menjadi salah satu tujuan wisata para pengunjung dari manca negara!


Seperti saya ceritakan di atas, dulu kami hanya turun naik bus kota sehingga memakan waktu seharian untuk mengelilingi pulau. Kalau tidak berhenti sama sekali kalau tidak salah hanya 4 jam dan akan kembali ke tempat semula di Ala Moana Shopping Center, yang merupakan open mall terbesar di seluruh dunia. Kali ini saya nyupir, jadi ini merupakan pengalaman pertama kali saya mengemudi keliling pulau menyusuri banyak pantai-pantai dan pegunungan yang Indah. Mungkin kalau saya mengemudikan jeep akan berasa menjadi salah satu tokoh di Flm Jurassic Park hahahaha..
Ada sebuah food truck lain yang sebenarnya ingin kami kunjungi karena terkenal dengan huli-huli chickennya. Huli-Huli Chicken sebetulnya adalah ayam bakar, tapi memang memasaknya dengan cara ditusuk dan diputar di atas bara api, Huli artinya diputar, jadi dapat ditebak mengapa ayam ini memperoleh nama huli-huli chicken. Sayang ketika kami tiba di sana ayamnya sudah kehabisan dan yang berikutnya baru akan siap 1 jam lagi. Kami kecewa tapi juga tidak dapat menunggu sebab hari sudah terlalu sore.
Dari daerah Kahuku, dimana terkenal dengan udangnya itu, kami menuju Haleiwa. Ini juga lokasi yang penuh dengan pengunjung karena ini adalah pantai utara yang sangat terkenal dengan ombaknya yang digemari oleh peselancar profesional. Disini dikenal dengan pipeline karena ombaknya bergulung lalu membentuk seperti terowongan sehingga peselancar dapat melakukan aksinya yang sangat indah di dalam terowongan air ini. Ini lokasi yang sangat berbahaya, hanya yang profesional saja yang diijinkan berselancar di sini sebab sudah banyak sekali korban jiwa. Di Haleiwa ini juga ada sebuah toko yang menjual shaved ice terkenal. Shave ice adalah es serut yang kemudian diberi berbagai topping syrup bermacam-macam rasa. Es serut ini banyak ditemukan di mana-mana tapi yang khas Hawaii memang sangat unik, di dalam es serut ini dapat ditambahkan es krim, mochi, bahkan azuki beans! Ini kegemaran saya tapi sekarang daerah ini sangat padat dan lalulintas pun sangat padat dan macet, apalagi ketika melewati Toko ini, Matsumoto namanya, antrian panjang sekali. Kami memutuskan untuk melewatkan tempat ini dan kembali ke Honolulu karena hari sudah sangat sore dan menjelang gelap, apalagi Kano sepertinya kelelahan (dan kekenyangan) sehingga tertidur berkali-kali. Kami sudah banyak menikmati garlic shrimp, Barbeque, Pineapple macadamia nut pie, Chocolate Haupia Pie, dan banyak lagi lainnya. Wajar kalau kemudian tertidur ketika perut sudah merasa bahagia, tapi saya harus tetap segar karena bertanggung jawab mengemudi hahahaha!