AES152 Perihal Kesadaran
Sanya
Wednesday October 15 2025, 6:14 PM
AES152  Perihal Kesadaran

Membawa tema kesadaran dan spiritualitas agaknya berat. Membayangkannya pun kadang menjadi beban tersendiri untukku, apa itu kesadaran? apa itu spiritualitas? rasanya semakin dipikirkan pun aku belum mendapatkan jawabannya.

Katanya manusia siapapun dia pasti suatu saat akan mendapatkan hidayahnya. Apa itu hidayah? Mengapa harus menunggu untuk mendapatkan sesuatu yang sakral seperti itu? pikiranku masih dangkal. Semua harus dimengerti oleh logika.

Semakin mencari semakin menjauh, lantas aku semakin bingung apa yang sedang kucari? makna kah? tujuan hidup kah? bersambung kembali dengan pertanyaan sebelumnya, setelah mengerti semua yang aku cari apa yang akan aku dapatkan?

Tenggelam oleh pertanyaan tak berkesudahan, pencarian tanpa titik terang. Semua masih atas dasar logika.

Pada suatu titik aku coba menerima bahwa tidak semua pertanyaan perlu jawaban. Semua pertanyaan hanya sebagai api kecil, penerang apa yang sudah kita alami sebagai cahaya kecil jejak langkah bahwa kita sudah terus melangkah.

Sadar, kata sederhana berbariskan 5 huruf yang singkat, jelas dan utuh. Pencarian dalam luar diri tanpa 5 huruf tersebut ternyata dapat menggenapi, mengisi ruang terisolir yang selama ini terasa hilang. Ah, ternyata perihal rasa.

Membawa rasa yang selama ini terpinggirkan ternyata cukup menjadi teman penerang perjalanan, berangkat dari sana tumbuh hadir sebagai teman karib yang bersama melengkapi perjalanan saat ini, detik ini. Tak cukup sampai itu, ketenangan menanti untuk dirangkul. Trio tanpa label inilah kepingan mozaik pelengkapnya, pada saat ini sudah kuterima dengan tenang, dalam perjalanan berikutnya mungkin saja ada kepingan lain yang sedang menunggu untuk ditemukan.

Aku sadari, hadir, menerima dengan tenang apa yang sekarang aku alami, terima kasih kawan.