AES 286 Beautiful Words
joefelus
Saturday March 5 2022, 12:25 AM
AES 286 Beautiful Words

I decided long ago, never to walk in anyone's shadows
If I fail, if I succeed
At least I'll live as I believe
No matter what they take from me
They can't take away my dignity
...

Pernah mendengar untaian kata-kata dalam lirik sebuah lagu di atas? Yup! Itu sebagian lirik dari lagu yang pernah dinyanyikan oleh mendiang Whitney Houston dan juga George Benson. Coba renungkan sebentar betapa dalam dan indahnya kata-kata di atas itu. Ini menjadi salah satu lagu wajib saya ketika dulu masih menjadi guru.

Masih berkaitan dengan menulis. Pagi ini entah mengapa hati saya begitu mudah tergerak dengan berbagai untaian kata-kata yang dirangkai dengan sangat indah. Puisi atau membaca puisi bukan hal yang saya sukai, karena terus terang seringkali saya mengalami kesulitan untuk mengerti. Tapi saya menyukai lagu, saya menyukai musik, dan lirik yang saya nikmati dari lagu-lagu seringkali sangat berkesan bagi saya.

Banyak sekali lagu-lagu yang saya nikmati memiliki lirik yang sangat powerful. Bahkan kadang saya hanya sekedar membaca lirik lagu-lagu dan di sana saya dapat menyelami berbagai bentuk perasaan, pengalaman hidup yang dicurahkan, disalurkan dengan sedemikian indahnya dalam sebuah karya musik. Betapa sebuah rasa sakit menjadi begitu indah dalam lagu. Di sini saya kemudian menyadari betapa hebatnya efek dari sebuah tulisan!

Saya ambil contoh sebaris lirik dari lagunya Beyonce, jangan tanya lagunya seperti apa, kemungkinan besar saya belum pernah dengar, tapi silahkan baca barisan kata-kata berikut:

"Nothing else ever seems to hurt like the smile on your face when it's only in my memory."

Atau saya kutip lirik dari lagu My Immortal yang dinyanyikan oleh Evanescence:

"These wounds won't seem to heal. This pain is just too real. There's just too much that time cannot erase."

Atau salah satu lagu Eric Clapton yang saya sukai:

"Would you know my name, if I saw you in heaven?"

Sekarang bayangkan betapa mirisnya ketika membaca lirik dari lagu Eric Clapton yang berjudul Tears in Heaven ini. Pernah membaca atau mendengar latar belakang lagu ini? Ini tentang putranya yang berumur 4 tahun yang terjatuh dari jendela dari lantai 53 di New York! Ini sebuah tragedi dalam kehidupan yang tentunya akan menjadi sangat traumatik. Saya tidak dapat membayangkan betapa sakit rasanya ketika menulis syair lagu ini. Tapi rasa sakit bisa disalurkan menjadi sebuah karya yang indah.

Rangkaian kata-kata tidak hanya sekedar bentuk tulisan yang disusun dengan indah, tapi jika kita perhatikan benar-benar, ini adalah sebuah karya yang memiliki arti sangat dalam, sangat reflektif, sangat personal, sangat intim dengan segala pernak pernik kehidupan. Bisa saja sebagai sesuatu yang menyakitkan seperti beberapa syair di atas yang saya kutip, bisa sebagai sebuah deskripsi tentang cinta yang begitu indah, bisa tentang sesuatu yang inspiratif seperti syair The Greatest Love Of All yang saya kutip di awal tulisan ini. Syair itu selalu saya gunakan dalam keseharian saya ketika menjadi pendidik, sebagai salah satu "wejangan" inspiratif yang membentuk karakter, kepercayaan pada diri, menghargai diri sendiri dan mengapresiasi kemampuan diri daripada hanya sekedar meniru atau berusaha menjadi orang lain.

Menutup tulisan saya, (Terus terang, ngobrol soal lirik lagu tidak ada habisnya hehe) saya akan kutip syair dari lagu "Rinto Harahap" versi bule yaitu alamarhum Kenny Rogers, pemusik country yang ketika masih hidup sangat macho dengan brewoknya seperti bintang film cowboy tapi lagunya sangat mendayu-dayu. Lagunya cenderung sederhana dan mudah dicerna, tapi syairnya indah-indah. Banyak teman-teman sembunyi-sembunyi ketika mendengarkan lagu-lagunya karena takut dianggap cengeng hahaha..

Singkat saja, syair di bawah ini sangat puitis, sederhana jika diinterpretasikan tapi dirangkai dengan begitu indah dengan menggunakan metaphor. Kehadiran seseorang yang memberikan warna pada kehidupan.

All my life was a paper
Once plain, pure and white
Till you moved with your pen, changin' moods now and then
Till the balance was right
Then you added some music
Every note was in place
And anybody could see all the changes in me by the look on my face

And you decorated my life
Created a world
Where dreams are a part
And you decorated my life
By paintin' your love all over my heart
You decorated my life

Like a rhyme with no reason
In an unfinished song
There was no harmony, life meant nothin' to me until you came along
And you brought out the colors
What a gentle surprise
Now I'm able to see all the things life can be, shinin' soft in your eyes

Hmm.... Seandainya saja saya bisa menulis dan merangkai kata-kata seindah syair-syair lagu di atas!***

Foto: Godtube.com