AES 287 Goodbyes
joefelus
Sunday March 6 2022, 11:56 AM
AES 287 Goodbyes

Salah satu sahabat saya mengunggah tautan yang berisi beberapa foto di media sosial tentang orang-orang yang harus berpisah karena situasi perang di Ukraina. Foto-foto kebanyakan diambil di stasion kereta api, dimana para wanita dan anak-anak harus lari ke luar negeri dan mereka harus berpisah dengan para pria anggota keluarga mereka karena semua pria berusia antara 18 hingga 60 tahun dilarang meninggalkan negeri dan harus membantu mempertahankan tanah air dan berperang.


Foto:AP/Emilio Morenatti



Foto: AP/ Vadim Ghirda


Foto-foto yang saya saksikan itu begitu menyayat hati dan bercerita begitu banyak kesedihan, kekhawatiran dan luka yang diakibatkan oleh peperangan. Saya perhatikan dan membayangkan percakapan di antara mereka. Rata-rata yang satu begitu sedih dan menderita karena akan pergi meninggalkan orang yang dicintai, sementara yang ditinggal seolah-olah memberikan ucapan hiburan, ucapan yang meneguhkan, memberikan harapan bahwa peristiwa ini hanyalah sementara dan pada saatnya akan berakhir dengan baik. Itu hanyalah bayangan dan imajinasi yang saya reka-reka dari raut wajah yang ditampilkan di foto. Ada sebuah kesamaan yang juga saya perhatikan yakni kesenduan! Ini bukan perpisahan yang penuh keceriaan dan kebahagiaan. Tapi ini perpisahan yang berkaitan dengan hidup dan mati walau memang salah satu pihak berusaha menyembunyikannya agar menghibur pihak yang lain. "Harapan" adalah sebuah kata yang sangat dalam dan sangat berarti dalam momen-momen ini.

Perpisahan bukan sesuatu yang mudah dijalani, apalagi jika kondisinya seperti di Ukraina dimana ada banyak kemungkinan tidak akan dapat berjumpa kembali. Membayangkan seorang istri pergi meninggalkan suaminya yang harus pergi berperang, seorang ibu memeluk anaknya sambil mengucapkan kata-kata perpisahan, keeratan keluarga yang direngut, cinta yang dikoyakkan oleh pertempuran, semuanya meyakitkan! Semoga segera berakhir.***

Foto: AP/Emilio Morenatti