Pepohonan sudah mulai memunculkan tunas-tunas daun berwarna hijau, masih sangat kecil sehingga dari jauh hanya terlihat seperti titik-titik yang menonjol dari ujung ranting-rantingnya. Sebagian pohon lain malah mulai penuh dengan bunga-bunga berwarna putih dan pink, daun-daunnya sendiri belum terlihat. Tulips dan dafodil sudah mulai banyak bermekaran. Musim Semi mulai terlihat.
Beberapa hari terakhir ini angin bertiup sangat kencang, udara juga begitu kering sehingga semua orang khawatir akan ada kebakaran. Kendaraan dianjurkan untuk dikendarai hanya di jalan raya serta menghindar dari jalanan yang tidak diaspal atau dibeton karena jika ada pergesekan daun-daun kering bisa mengakibatkan percikan api yang menjadi penyebab kebakaran hutan. Agak janggal kedengarannya tapi begitulah yang terjadi. Untungnya pepohonan masih kebanyakan gundul. Memasak atau menyalakan api di luar rumah juga tidak dianjurkan. Percikan api dari arang sangat amat berbahaya. Hampir setiap tahun terjadi kebakaran karena kekuranghati-hatian manusia. Belum lama ini sudah ada seorang wanita yang akan menghadapi tuntutan karena telah tanpa sengaja mengakibatkan kebakaran.
Saya dalam perjalanan pulang dari berolahraga. Sambil mendengarkan lagu kompilasi dari berbagai kurun waktu, saya berusaha menikmati perjalanan. Musim Semi mulai penuh warna padahal beberapa hari yang lalu masih belum terlalu tampak. Saya merasa berpacu dengan waktu. Perubahan begitu cepat terjadi. Belum lama saya masih mengenakan jaket tebal, sekarang saya cukup dengan celana pendek tapi masih dengan jaket tipis karena angin yang berhembus kencang masih terlalu dingin, tapi sebentar lagi saya akan mulai mengeluh karena semakin lama suhu semakin panas! Seandainya saja saya bisa menghentikan waktu sejenak agar dapat mengambil napas dan jeda sebentar dan menikmati suasana yang ada sedikit lebih lama.
Beberapa kali saya menulis bahwa manusia terlalu sibuk mengejar sesuatu hingga lupa untuk "hidup", saya juga mengutip ucapan Anthony de Melo, "We are all chasing ghost." Mengingat ini, saya berhenti berpikir dan melepaskan semua kekhawatiran. Khawatir bahwa segala keindahan, segala petualangan ini akan berlalu. Kalau saya tidak segera melepaskan, tidak akan pernah bisa menikmati kesempatan yang sedang dijalani ini. Hmm... Jadi kembali lagi ke gaya Zen. Gaya Oogway yang menikmati momen meniup satu lilin ke lilin lainnya. Tidak khawatir dengan kehabisan waktu.
Memang sangat mudah kita terjebak dalam pemikiran tentang masa lalu dan masa depan. Begitu terikat dengan masa lalu dan begitu khawatir dengan masa depan sehingga lupa hidup di masa sekarang. Seperti yang Myrko Thum katakan: “The present moment is the only thing where there is no time. It is the point between past and future. It is always there and it is the only point we can access in time. Everything that happens, happens in the present moment. Everything that ever happened and will ever happen can only happen in the present moment. It is impossible for anything to exist outside of it.”
Kenapa saya harus khawatir dengan apa yang akan terjadi esok hari? Begitu khawatir hingga lupa menikmati momen-momen menarik saat ini.
Lampu merah menyala. Saya menghentikan kendaraan menunggu lampu hijau, mengambil napas dalam-dalam dan mnghembuskan perlahan-lahan sambil memejamkan mata. Ketika menoleh ke samping kiri, seekor anjing mengeluarkan kepalanya di jendela kendaraan yang sengaja dibuka oleh pemiliknya. Lucu sekali anjing ini dan terlihat sangat bahagia menikmati jalan-jalan keliling kota dengan tuannya. Saya harus bisa juga seperti itu. Tidak perlu menghabiskan waktu memikirkan masa lalu dan masa depan tapi harus menyeimbangkan. Cukup hanya menyisihkan dosis rendah untuk masa lalu, dosis rendah untuk memikirkan masa depan dan mengggunakan mayoritas waktu saya untuk hidup di masa sekarang, live in the present! Ketika kita betul-betul sadar akan saat sekarang, kita tidak perlu khawatir pikiran kita terjebak dengan masa lalu dan was-was akan masa depan. Kita tetap masih bisa menoleh ke belakang dam memandang ke depan tanpa perlu khawatir terperangkap di dalamnya. Bicara memang mudah, praktiknya belum tentu! Tapi saya yakin bisa terus berlatih.