AES 1565 Liburan Yang Beda
joefelus
Tuesday January 27 2026, 10:09 AM
AES 1565 Liburan Yang Beda

Dining hall pada saat ini sudah terlihat mulai ramai. Sebelumnya hanya beberapa meja saja yang terisi. Saya sudah sangat familiar dengan keadaan seperti ini karena dulu selama bertahun-tahun menjadi bagian dari ritual pagi ketika memulai kegiatan saya di kantor.

Dulu saya bosan dengan sajian-sajian ini. Maklum karena setiap hari walau menu berganti-ganti, hampir semuanya sudah pernah saya coba. Selama liburan ini semuanya terasa berbeda. Hampir setiap hari ketika mengantar sahabat saya bekerja  saya bersama Nina dan Olla, cucu keponakan sahabat saya, makan pagi di sini. Teman-teman sempat terheran-heran bahwa saya masih mau makan di sini. Mereka tidak tahu bahwa setelah lebih dari satu setengah tahun di tanah air, makanan yang dulu saya sempat bosan ini justru sangat jarang saya temui. Selama liburan ini saya sungguh menikmati hashbrown, belgian waffle, link sausages, scrambled egg dan lain-lain.  Buat saya yang selama di tanah air harus cukup puas dengan sarapan tradisional, ini termasuknya makanan mewah.

"How are you today?" Tiba-tiba Malek, seorang karyawan di Braiden asal Turkiye menyapa.

"Oh we are great. How are you? It's very cold outside." jawab kami

Lalu selama bermenit-menit kami ngobrol. Saya sudah mengenal Malek lebih dari 10 tahun bahkan pernah bekerja bersama-sama ketika saya masih menjadi karyawan bagian facilities. Seorang wanita cantik paruh baya yang sangat ramah. Malek sering membuatkan kami yogurt. Memang rasanya agak terlalu asam untuk lidah saya dan seringkali tidak habis dikonsumsi, tapi saya juga tidak sampai hati untuk menolak ketika wanita ini membawakan yogurt buatannya sendiri. Dia sangat ramah dan baik hati.

Hari-hari liburan saya di Colorado ini hampir berakhir, sudah memasuki minggu ke-6 dan saya hanya memiliki 3 malam lagi sebelum hari Kamis malam nanti Nina dan saya harus meninggalkan tempat yang sudah merengut hati kami, membuat kami jatuh cinta dan membuat kami sangat berat untuk meninggalkannya. 3 atau mungkin lebih tepat 4 malam lagi kami ada di sini dan waktu sepertinya tidak memperdulikan perasaan hati kami dan tanpa belas kasihan terus berlalu.

2 hari terakhir kami menghadapi badai salju. Bukan yang pertama kali untuk kami bahkan saat ini sepertinya bukan yang terburuk dari yang pernah kami alami, tapi tubuh ini sudah tidak terbiasa sehingga rasa dingin menggigit yang mencapai -24°C ini membuat kami cukup kepayahan. Ini tetap menjadi bagian keseruan perjalanan liburan kami kali ini.

"Jadi sudah yakin kamu ga ikut?" Tanya Nina.

"Yakin. Terlalu mahal kalo ngabisin biaya segitu cuma untuk 1 minggu. Pengen sih jalan-jalan di London, tapi gua lebih milih pake uangnya untuk ke sini lagi." Jawab saya

Nina saat ini sedang mengisi banyak formulir untuk memohon Visa ke Inggris. Dia mendapat tawaran menghadiri konferensi dan biaya akomodasi serta tiket pesawat ditanggung oleh panitia. Saya bisa saja ikut, seolah-olah pergi berdua dengan biaya 1 orang. Buy one get one free! Hahaha... tapi sesudah saya hitung biayanya, saya lebih memilih membelanjakan uang itu untuk menengok Kano di Colorado. Karena di sini saya dapat tinggal jauh lebih lama di tempat teman dan bukan di penginapan, saya hanya butuh biaya perjalanan dan sedikit untuk kebutuhan sehari-hari yang setelah saya perhatikan sama besarnya dengan seminggu di Inggris. Saya bisa tinggal berminggu-minggu di Colorado dengan biaya setara dengan seminggu di London. Bukan keputusan sulit walau saya sempat sangat tertarik menikmati keindahan kota-kota di Inggris. Mungkin lain waktu jika memang nasib saya baik dan ada kesempatan yang lebih baik.

Selama 10 hari terakhir saya menemani seorang teman lama yang datang mengunjungi Colorado. Dia dulu teman kuliah saya. Sebetulnya teman ini ingin ditemani main ke Seattle, tapi saya tolak karena pada saat ini saya ada di Colorado. Akhirnya teman saya minta ijin jika saya berkenan menemani selama saya ada di sini dan akhirnya selama 10 hari teman saya bisa menikmati jenis liburan yang berbeda, yaitu mengalami bagaimana masyarakat menjalani hidup di sini tidak hanya sekedar mengunjungi suatu tempat, foto-foto dan selesai. Saya mengajak dia belanja, mempersiapkan acara kumpul-kumpul warga, menikmati waktu melepas lelah setelah sepanjang hari bekerja di sebuah kedai minum bersama-sama mantan teman-teman kantor dan sebagainya.

Teman saya ini begitu menikmati suasana dan pemandangan pedesaan ketika menemani saya mengemudi di jalan kecil pedesaan yang penuh dengan perkebunan luas, di highway ketika keluar kota, atau hanya sekedar menuju supermarket atau toko kebutuhan sehari-hari. Ini jenis liburan yang berbeda, lebih mengalami daripada hanya sekedar mengunjungi. Teman saya ini jadi mengenal kehidupan kelompok diaspora asal Indonesia, mengalami cara bagaimana teman-teman melepas lelah seusai jam kantor dan sebagainya. Tentu saja saya ajak ke tempat tujuan wisata seperti Rocky Mountain National Park, ke Horsetooth reservoir bahkan mengunjungi sahabat yang juga seorang pribumi, native American di kota lain sehingga dia tahu bagaimana mereka menjalani kesehariannya.  Liburan yang unik dan mudah-mudahan mendapat kenangan yang tak terlupakan.

Colorado memang tempat yang luar biasa indah. Tidak hanya pemandangan dan kondisi alamnya yang memukau,tapi juga bagaimana mayoritas masyarakat yang terbuka, ramah dan dapat menerima pendatang serta masyarakat dengan latar belakang serta budaya berbeda. Amerika memang sekarang sedang berada di titik terendah jika mrmperhatikan kejadian-kejadian akhir-akhir ini. Demonstrasi terjadi dimana-mana sebagai reaksi atas peristiwa buruk yang terjadi pada korban-korban kekerasan yang dilakukan oleh petugas imigrasi yang kurang terlatih, pemerintahan yang kacau dan  pengambil keputusan yang dipegang oleh orang-orang yang kurang kompeten membuat kondisinya begitu parah. Untungnya situasi ini tidak banyak menyentuh kota dimana saya tinggal. Memang saya lihat demonstrasi terjadi juga di kota saya seperti kota-kota lain di seluruh negeri, tapi dalam format yang santun namun tetap dapat menyuarakan keprihatinan masyarakat di sini. Ya begitulah kondisi sekarang namun tetap tidak mengurangi kecintaan saya pada Colorado terutama kota ini.