Beberapa hari ini saya melihat teman-teman di Smipa banyak menulis tentang rumah. Mungkin pada saat yang sama juga saya ikut merasakan pentingnya rumah, yang dalam hal ini mungkin kata yang paling cocok yang akan saya pergunakan adalah home, bukan house.
Seingat saya, beberapa waktu yang lalu pernah juga menulis tentang ini. Saat itu memang saya tinggal di rumah salah seorang sahabat yang kebetulan memiliki rumah yang indah. Tapi seindah apapun, bagi saya itu bukan home. Home adalah tempat dimana kita selalu ingin kembali, karena di situ kita membangun kenangan, membangun persahabatan, serta membangun cinta. Begitu dalamnya arti home, maka apapun yang terjadi pada bangunannya, kita akan selalu ingin kembali ke sana.
Itu mungkin yang paling saya rasakan saat ini, dan juga teman-teman di Smipa sangat rasakan di acara selametan kemarin. Sayang sekali karena berbagai kesibukan dalam upaya membangun kembali tempat hunian (house) untuk kembali menjadi home saya tidak dapat ikut menyaksikan keharuan serta keseruan di sana.
Ada yang pernah berkata demikian:“Home is where love resides, memories are created, friends always belong, and laughter never ends.” Mungkin teman-teman di Smipa dapat merasakan kalimat yang saya kutip di atas, saya tidak tahu siapa yang pertama kali menyatakannya, tapi saya sangat setuju. Home menjadi tempat dimana kita merasa aman, nyaman, dan yang terpenting kita merasakan sebuah kehangatan dan cinta. Tanpa itu semua, maka hanyalah sebagai sebuah bangunan yang tidak memiliki jiwa.
Home memiliki ikatan emosional yang dalam. Itu yang membuat teman-teman di Smipa merasakan haru biru di acara selametan kemarin. Itu dugaan saya, dan kalau saya ada di sana kemungkinan besar akan sangat terpengaruh juga apalagi memang kebetulan akhir-akhir ini sedang berusaha kembali menjadikan house yang saya miliki kembali layak huni secara fisik sehingga saya dapat dengan lebih maksimal merasakannya sebagai home, walaupun seunik apapun kondisinya, tetap bagi saya adalah rumah dimana saya selalu ingin kembali. Karena pada dasarnya, there is no place like home!
Foto credit: web.facebook.com/NoPlaceLikeHomeKBK