AES 390 Panas
joefelus
Friday June 17 2022, 10:13 AM
AES 390 Panas

Minggu depan, tepatnya tangga 21 Juni 2022 akan mulai memasuki musim panas. Akhir-akhir ini bahkan suhu sudah mulai terasa sangat panas. Akhir pekan minggu lalu bahkan sudah memecahkan rekor hari terpanas pada saat menjelang akhir musim semi. Minggu lalu suhu mencapai 40 derajat Celcius! Untungnya sejak hari Selasa kemarin panasnya agak menurun hingga sekitar 30-an.

Musim panas bukan musim yang saya sukai. Apa sepesialnya dengan cuaca panas? Sejak kecil saya sudah mengalami hal yang begitu, tinggal di pesisir pantai tentu saja suhu panas adalah bagian dari kehidupan sehari-hari. Ada sedikit bedanya dengan musim panas di daerah saya sekarang, tapinya. Yaitu panas tapi kering. Kelembaban sangat minimal di sini karena berada di ketinggian yang lumayan jika dihitung dari permukaan laut. Nah panas yang kering sedikit membuat lebih nyaman daripada panas yang lembab seperti di tanah air. Panas disertai kelembaban akan membuat tubuh berkeringat lebih lama karena penguapan tidak sempurna yang disebabkan oleh banyaknya kandungan air di udara sehingga panas di tubuh tidak berkurang dan lambat untuk menjadi dingin. Panas yang kering membuat tubuh terasa lebih nyaman sebab penguapan bisa sempurna sehingga tubuh juga dapat dengan lebih cepat mendingin.

Buat saya tidak masalah panas kering atau panas yang lembab, dua-duanya tidak saya sukai. Saya lebih senang udara yang sejuk hahaha.. Siapa sih yang tidak suka kesejukan? Seperti di daerah Pacific North West, itu buat saya lebih ideal karena jauh lebih sejuk walau juga ada kelembaban. Namun daerah ini juga lebih basah. Daerah seperti Oregon, atau lebih ke utara ke Seattle dan British Columbia di Canada itu buat saya daerah yang menyenangkan. Di sana bisa melihat gunung, salju dan juga laut!

Bulan Juni ini memang sudah sangat panas, seperti saya katakan tadi memecahkan rekor sejak tahun 1994. Barusan malah saya baca ada seseorang diketemukan di Death Valley dalam keadaan meninggal karena kendaraannya kehabisan bensin lalu bapak ini berjalan untuk mencari bantuan. 30 kaki dari highway dia tidak kuat lagi dan meninggal di situ. Saat itu suhu mencapai di atas 50 derajat Celcius.

Saya jadi ingat pernah ke daerah situ dan hampir kehabisan bahan bakar. Itu merupakan perjalanan yang mengerikan bahkan sampai sekarang Kano tidak mau mengingat-ngingat kejadian itu. Namanya Death Valley karena memang banyak kejadian orang meninggal di sana karena kepanasan. Maklum lembah di situ seperti padang pasir dan padang garam, hampir tidak ada kehidupan. Untung saja mobil kami bisa mencapai pom bensin, tidak terbayangkan jika kejadiannya seperti bapak yang meninggal tadi. 

Di Amerika memang hampir setiap tahun ada korban meninggal karena kepanasan. Statistik menyajikan data yang mengatakan sekitar 139 orang meninggal karena suhu panas setiap tahunnya. Nah dari fakta-fakta itu, wajar saja jika saya tidak suka musim panas.