AES 399 Mendung
joefelus
Sunday June 26 2022, 12:10 AM
AES 399 Mendung

Saya berjalan kaki perlahan-lahan sambil membawa tas belanja dari kain yang saya lipat rapih. Saya butuh bandaid, kemarin yang Nina beli terlalu besar. Luka bekas operasi sudah kering, bahkan tidak terlihat ada luka sama sekali, hanya benang jahitan yang berwana hitam dan sangat amat tipis dan sekitarnya masih banyak bercak hitam, entah dari cairan antiseptik atau darah yang mengering, lukanya sendiri sama sekali tidak terlihat. Dokter telah bekerja sangat rapih, guratan bekas sayatan hanya terlihat seperti lipatan di telapak tangan.

Pagi ini langit terlihat berawan, mendung dan tidak ada matahari. Suhu di app HP saya mengatakan pagi ini hanya 14 derajat. Enak untuk jalan kaki, apalagi di akhir pekan seperti ini jalanan sepi sekali, hanya satu-dua kendaraan kadang-kadang berseliweran, selebihnya hanya keheningan. Ini yang membuat saya begitu jatuh cinta dengan kota ini, damai, dan hening!

Jalanan begitu hening. Kehijauan menghiasi hampir setiap sudut kota yang saya lihat. Rumah-rumah yang saya lalui terlihat asri, beberapa menanam banyak buah-buahan, sayuran dan bunga-bunga di halaman rumah. Itu kegiatan yang biasa orang-orang sini lakukan selama musim Semi dan musim Panas, sesudah itu halaman akan kering karena udara terlalu dingin. Saya melihat semak-semak yang penuh dengan buah berries, entah itu bisa dimakan atau tidak. Beberapa saat lagi akan banyak apel yang berbuah, tahun lalu saya sering berlari di bulan-bulan ini dan melihat apel berjatuhan di atas rumput, bahkan di belakang apartemen saya ada 3 pohon apel yang buahnya seringkali diabaikan oleh pemiliknya dan membuat para tupai senang berpesta pora. Saya pernah memetik satu dua, rasanya manis tapi apelnya kecil-kecil seperti apel Malang!

Tiba di perempatan, ada sebuah pom bensin di sana. Harga bensin sedang tinggi-tingginya. Selama di Amerika saya belum pernah melihat harga bensin setinggi ini, di beberapa tempat sudah di atas $5/gallon bahkan di California sekarang sudah sekitar $7. Biasa saya mengisi bensin hanya sekitar 20 hingga 30 Dollar, terakhir saya mengisi sudah lebih dari $50, biasa dalam 1 minggu sudah harus mengisi ulang. Gila! Di kios pembayaran bensin tertulis angka-angka lotere, sekarang hadiah tertinggi sudah diatas 300 juta. Wuih.. Bayangkan jika menang lotere sebesar itu, saya bisa keliling dunia seperti yang selalu saya impikan dan menikmati berbagai macam kuliner manca negara! Hadiah lotere tertinggi yang pernah tercatat adalah 1.5 milyar Dollar, itu di tahun 2016! Itu kurang lebih 22 trilyun rupiah, dibagi 3 orang pemenang!


Supermarket masih sepi, mungkin masih terlalu pagi. Saya memilih beberapa buah nectarine organik. Ini buah yang saya gemari, terutama yang maih renyah. Bentuknya mirip dengan apricot dan peach, tapi lebih cerah. Yang saya sukai juga buah cherry segar, sayang pagi ini saya tidak lihat. Saya harus cukup puas dengan nectarine dan pisang dan beberapa kantong cheetos pedas. Yang terakhir memang tidak sehat, tapi bisa menemani saya di saat bosan, karena saya belum bisa bekerja di dapur. Tangan saya masih terlalu sakit untuk memegang pisau. Karena belum bisa masak, semalam Kano yang menyiapkan makan malam. Saya punya tonkotsu ramen, dan beberapa waktu lalu sebelum operasi saya sudah menyiapkan daging dan telur serta sayuran. Semalam Kano yang meracik hahaha... Akhir pekan ini saya akan banyak beristirahat. Tidak banyak juga yang bisa dikerjakan hingga tangan saya sembuh.

Belum juga ada matahari ketika tiba di rumah, sepertinya akan terus berlangsung seperti ini selama akhir pekan,  mendung hingga hari Senin nanti. Cuaca yang tepat untuk beristirahat!

You May Also Like