"I think somebody is hungry!" kata saya ketika mendengar suara di lantai atas. Nina tersenyum mendengar perkataan saya. Kano memang seringkali baru menampakkan batang hidungnya kalau lapar! hahaha
Saat itu sudah hampir pukul 1 siang, dan Kano baru saja membuka pintu kamarnya. Benar saja beberapa saat kemudian kepalanya nongol di tangga. "Good morning," Katanya walau tahu saat itu sudah hampir pukul 1 siang.
Tadi malam kami bertiga memang baru beristirahat lewat tengah malam. Ada movie night dan kami nonton film-film sicence fiction lama. Saya sudah tidak terbiasa tidur larut malam maka pagi ini bangun agak siang dan langsung sibuk di dapur karena berjanji akan membuat mie ayam pedas. Kemarin saya sudah membeli daging cincang, jamur, dan bumbu-bumbu yang dibutuhkan. Rencananya selain mie ayam dan bakso, saya juga akan membuat pangsit dengan isi daging cincang dan udang.
Ayam saya cincang kasar, lalu dimasak dengan bumbu cabe, jahe, sereh, bawang putih yang saya tumbuk kasar Lalu diberi jamur merang dan daun bawang. Sesudah selesai, saya membuat kaldu dan sambil menunggu, saya menyiapkan pangsit dengan mencampur daging cincang, udang cincang, bawang putih, saus iram, kecap ikan, minyak wijen, arak masak, daun bawang dan sedikit tepung tapioka. Lalu mulai membuat pekerjaan yang saya sukai, satu persatu membuat pangsit sambil menonton football!!!

Menyiapkan mie ayam tidak sulit, saya sering mengaja menonton emang-emang penjual hahaha... Disamping senang memasak, saya juga senang menonton orang memasak. Menarik sekali menyaksikan kebiasan-kebiasaan orang dalam meracik makanan. Hampir setiap orang memiliki keunikan masing-masing dan saya kadang bisa melihat karakter orang dengan melihat cara kerja mereka. Ada yang sangat efisien dan tangkas, ada pula yang meracik dengan passion. Ada orang yang hanya sekedar melakukan pekerjaan, tapi ada juga yang bangga melakukannya. Ini mengajarkan saya pada cara-cara orang memaknai hidup mereka. Dari hal yang sangat sederhana tapi bisa menunjukkan bagaimana seseorang menjalani hidupnya. Saya memang aneh karena memilih kegemaran yang aneh juga hahaha.. Saya dulu tidak menyadari kebiasaan mengamati orang memasak hingga pada suatu hari Ibu mertua dan istri saya "ngegossip" di belakang saya ketika saya berdiri disamping bapak penjual nasi goreng sambil ngobrol dan mengamati.
Kenapa tidak? mengamati orang memasak khan sama saja dengan menonton orang bermain musik. Berkreasi itu merupakan sebuah kegiatan yang menarik untuk diamati. Tidak semua orang suka dan bisa memasak. Ada orang yang mempunyai indra pencecap yang sangat sensitif ehingga dapat menciptakan atau meramu masakan dengan mudah, sama seperti orang bermain musik ada yang hanya bisa memainkannya dengan meliat partitur tapi ada yang bisa memainkannya begitu saja karena mempunyai kemampuan untuk berkreasi yang sangat baik. Nah mengamati yang semacam itu menarik sekali.
Eniwei, mie ayam pedas terlaksana dengan berhasil. Saya puas karena semua acara akhirpekan dapat terlaksana dengan baik, keluarga kenyang dan bahagia karena dapat menikmati makanan yang mereka inginkan, sementara saya dapat melepas lelah dengan melakukan kegiatan yang saya sukai. Menu berikutnya apa? saya masih menunggu permintaan kanjeng ratu dan raden bagus hahaha... sementara saya, saya ingin makan gudeg jogya yang kebetulan saya punya lengkap dengan kreceknya di freezer! Hmmm....