AES034 - Warna-Warni Luar Angkasa
Ara Djati
Tuesday August 27 2024, 9:27 AM
AES034 - Warna-Warni Luar Angkasa

Saat melihat foto-foto luar angkasa di internet, kita terkesima dengan berbagai warna cerah yang membaur menjadi satu. Tapi, kenyataannya, luar angkasa tidak selalu terlihat seperti itu, setidaknya tidak di mata kita.

Bintang umumnya diklasifikasikan oleh astronom menggunakan diagram, dengan sumbu x mencerminkan “warna” bintang dan sumbu y mencerminkan intensitas cerahnya bintang. Kecerahan ini biasanya diukur relatif dengan matahari: setara dengan cerahnya 10000, 100, 1/100 matahari. Namun, menariknya, warna bintang tidak bisa langsung diukur.

Ketika teleskop-teleskop luar angkasa digunakan untuk memotret, mereka mampu menangkap  gelombang cahaya yang ada di luar frekuensi penglihatan manusia. Kalau kita melihat bintang-bintang ini secara langsung, warna yang kita lihat mungkin hanya menyerupai cahaya putih suram. Jadi, bagaimana astronom bisa membedakan jenis-jenis gelombang cahaya yang berbeda?

Teleskop-teleskop ini didesain untuk menerjemahkan gelombang cahaya menjadi warna-warna yang bisa dilihat manusia. Alhasil, foto-foto luar angkasa terlihat berwarna-warni bagi kita.

https://www.atnf.csiro.au/outreach/education/senior/astrophysics/photometry_colour.html

https://skyserver.sdss.org/dr1/en/proj/basic/color/fromstars.asp

Bergamini, David. 1974. The Universe. United States. Life Nature Library.

📷 https://skyserver.sdss.org/dr1/en/proj/basic/color/fromstars.asp