AES131 Surat Cinta
Sanya
Friday February 28 2025, 7:20 PM
AES131 Surat Cinta

Menulis surat cinta? Waduh kalau diingat-ingat sepertinya belum pernah kulakukan, menulis saja baru terbiasa baru-baru ini apalagi menulis surat? Surat elektronik saja hanya menempelkan berkas nah ini surat cinta pula. Nol, zero.

Beberapa waktu kemarin kakak menugaskan kami para orang tua untuk membuat surat cinta untuk anak-anak yang akan melaksanakan kemping di sekolah. Suratnya akan dibaca saat kemping nanti. Indah ya romantis sekali, namun untukku ini adalah suatu tantangan karena aku bukan orang yang mudah mengungkapkan cinta dalam bentuk kata-kata dan tulisan tanganku jelek. Bahkan kata Sei kakak pun kadang kesulitan membaca komentarku pada kertas tantangan hahaha

Tidak ada yang sulit, aku hanya belum terbiasa baiklah kukerjakan surat cintaku mengalahkan dua rintangan.

Menuliskan kalimat pertama aku masih baik-baik saja, malah terlalu fokus menjaga ritme tulisan tetap terbaca mengingat tulisan ini akan dibacakan pada malam hari kasihan Sei kalau harus membaca sambil menyerengitkan alis. Cintanya berganti dengan teka-teki.

Kalimat kedua aku mulai lancar, menulis rasanya mulai mengalir dalam surat. Mengalirkan kasih sayang yang dirasakan dalam bentuk tulisan. Tampak kepingan-kepingan kecil yang terlintas dalam benak pikiran saat menulisnya. Sei yang baru lahir, minum susu hangat, berlarian mengejar kucing, ah waktu cepat sekali berlalu saat ini dia sudah besar, bukan anak kecil berambut mangkok itu lagi.

Kalimat-kalimat berikutnya aku tersadar, masih banyak hal yang ingin kuutarakan dalam surat namun batas kertas mengingatkanku tentang arti cukup. Menuliskan semua perasaanku belum tentu diartikan sama oleh Sei, bisa saja dia merasa terbebani dengan panjangnya tulisanku. Cerita yang indah menurutku belum tentu diterima dengan rasa excited yang sama. Mungkin bacaan panjangnya membuatnya lelah, mungkin tulisanku yang keriting itu malah membuatnya kesulitan membaca, mungkin saat membaca dia sudah lelah sehingga maksud dan perasaanku tidak tersampaikan.

Kucukupkan surat cintaku satu halaman saja, dibubuhkan gambar-gambar kecil seperti gambaran miliknya. Dibuat semenarik mungkin berharap rasa kasih dalam tulisanku terasa hangat saat Sei membacanya.

I love you Sei, bigger than the sun.

You May Also Like