AES 547 Gaming Laptop
joefelus
Monday November 21 2022, 6:25 AM
AES 547 Gaming Laptop

Saya belum betul-betul menanyakan pilihan dia untuk mulai meniti masa depan. Ada beberapa pilihan yang saya tahu yang sedang dia pertimbangkan. Kalau menurut dia sih, sekarang-sekarang ini hanya sebatas bekerja untuk mengumpulkan sedikit tabungan unuk membeli gaming laptop. Pertanyaan saya, kenapa? Khan dia sudah punya gaming desktop yang walaupun dibangun 2 tahun yang lalu, tapi kalau mempertimbangkan spesifikasi dan fiturnya, masih jauh di atas standar komputer gaming yang tersedia di pasar. Setiap kali saya bertanya selalu dia jawab,"I don't want to talk about it riht now." Saya sangat menghormati privasi dia dan juga menghargai apapun keputusan yang akan dia ambil, tapi sebagai orang tua, saya cukup ketar-ketir sebab waktu terus bergerak dan tidak banyak lagi yang tersisa.

Beberapa minggu terakhir dia mulai ramai ngobrol soal laptop. Sepertinya tabungan dia sudah cukup. Ibunya sebetulnya tahu persis berapa tabungan dia, sebab untuk bisa membuka rekening di bank, perlu ada consent dari orang tua sebab Kano belum berusia 18 tahun. Ada beberapa kandidat yang dia minati, tapi saya lihat harganya yang lumayan mahal, ada beberapa yang sudah di atas 2000. Wah nih anak punya tabungan berapa? pikir saya.

"Can I borrow some of you money?" tanya saya iseng, tidak betul-betul serius.

"What for?" Tanya Kano

"I need to process my permit and I need to show the Visa officer some amount of money in my account. It's only for 2 weeks" Kata saya.

"Sure, if you need few thousands. I can help you. You are more important than my laptop, I will wait." Kata dia. Terdengar ada nada bangga bahwa dia bisa membantu orang tuanya. Tapi ketika mendengar jumlah yang dia sebutkan, saya agak terkejut juga. saya saja tidak punya banyak uang di rekening malah akhir-akhir ini agak cekak hahaha.. Pantas saja dia membahas kandidat laptop yang menurut saya sangat mahal. Laptop saya saja tidak semahal itu. Memang saya tahu untuk gaming memang komputer butuh graphics card yang mumpuni, storage yang besar dan juga processor yang high end, mangkanya harganya mahal. Dua tahun lalu ketika membangun gaming desktop sendiri saya harus mengeluarkan uang lebih dari 2 ribu. Itu pengeluaran saya termahal seumur hidup untuk membeli sebuah barang (tidak termasuk kendaraan dan rumah, tentunya).

Menjelang Thanksgiving memang hampir semua toko mengumbar diskon. Istilah di sini Black Friday. Dulu memang hanya 1 hari yaitu hari Jumat tepat sesudah Thanksgiving yang selalu dirayakan pada hari Kamis. Nah akhir-akhir ini, entah mulai berapa tahun yang lalu, black Friday menjadi trend yang dijalankan oleh perusahaan retail hampir sepanjang bulan Nopember. Banyak istilahnya, ada early black Friday, Black Friday sneak peek, dan banyak lainnya. Yang jelas sejak awal bulan Nopember banyak sekali perusahaan retail yang berlomba-lomba menarik perhatian para pembeli dengan memberikan diskon yang tidak tanggung-tanggung bahkan ada yang hingga di atas 70%. Kemarin saya dan Nina ke Hobby Lobby, toko retail untuk perlengkapan berkarya, dan membeli beberapa ornamen untuk musim dingin dan musim gugur dengan harga diskon 70%. Mantap!

Kano tidak mau kalah, sejak pagi sudah sibuk bertanya,"Dad, can you log in to Best Buy and check the price and the discount of the gaming laptop I want?" Tanya Kano. Saya lakukan itu, dan saya memang member dari program asuransi barang elektronik yang mereka jual, sehingga memang selalu dapat tawaran paling awal untuk segala bentuk diskon, dan enaknya semua barang elektronik yang saya beli di situ langsung mendapat proteksi dan extended warranty, tanpa bias=a tambahan lagi. Kano bisa banyak menghemat jika membeli dengan menggunakan account saya. Semakin sibuk lah dia seharian membanding-bandingkan berbagai merk gaming laptop seperti Asuys, MSI, Alienware, Lenovo dan sebagainya. Yang dia cari adalah yang processornya terbaik, minimal kapasitas storagenya 1T, minimal memory-nya 16 dan kartu grafiknya ryzen 9 untuk AMD atau jika intel yang i7, 12 gen atau yang i9.

"I think I want to check it out at the store." Kata Kano

"Sure. When?" Tanya saya.

"This evening. They are close at 9." Kata Kano.

Menjelang matahari tenggelam kami berangkat. Sebelumnya saya mampir dulu di autozone, toko peralatan mobil karena kunci ban saya tidak terlalu baik dan besok saya akan keluar kota. Jadi untuk berjaga-jaga saya membeli kunci ban baru.

Sepanjang sore saya menyaksikan bagaimana Kano berusaha membuat keputusan. Saya tidak ikut campur sama sekali. Dia bertaya pada petugas, membanding-bandingkan. Melihat apakah ada ethernet port atau tidak, spesifikasi yang dia inginkan, berat laptop, kartu grafik, pokoknya dia memikirkan setiap aspek yang perlu dipertimbangkan. Hmm.. kalau dia mau membeli laptop aja begini, bagaimana jika dia harus mempertimbangkan masa depan? Saya mulai merasa tenang karena ternyata anak ini tidak main-main. jika dia berkata,"I don't want to talk about it now," bukan berati dia tidak melakukan apa-apa. Saya harus memberi dia ruang agar dia mampu mencerna dan melakukan pertimbangan.

"I'll take this one!" tiba-tiba dia berkata. Saya agak terkejut karena di awal dia ingin yang berwarna putih tiba-tiba dia membeli yang hitam dan lebih besar.

"This is cheaper. the only thing is, it only has 500 storage, but I can add 1T SSD card by myself and it'll cost me less than $100. So it is still $300 cheaper than the white one with the same specs and I will have 1.5T Storage" katanya

Sekali lagi saya tersenyum. Ternyata anak ini juga mempertimbangkan banyak hal. Ada sebuah laptop yang spesifikasinya hampir sama tapi storagenya hanya setengah dari yang dia inginkan dan harga jauh lebih murah.

"If I open this unit and add DDR, will I lose the warranty?" Tanya Kano kepada petugas.

"I don't think so, especially you have total tech membership so if something happens to the unit you can bring it back here and we will replace it with the new one." Jelas petugas.

"Ok, then I'll take this one, and also 1T DDR Hard drive." Kata Kano. Dia sudah berhitung, sesudah ditambah hard drive, dia masih akan untung sekitar $300! Yang harus dia lakukan adalah nanti membuka bagian bawah laptop itu, lalu menambah 1T hard drive di slot yang sudah tersedia. Saya menyingkir perlahan-lahan dan mendekati Nina, lalu berbisik-bisik "ngegossip" tentang Kano. Menurut pendapat saya, ini salah satu bentuk latihan dia dalam mempertimbangkan dan menganbil keputusan sesuatu. Saya yakin pada asaatnya nanti dia akan siap untuk mengambil keputusan besar dalam hidupnya!***

You May Also Like