AES 618 Never Lose Your Worth
joefelus
Tuesday January 31 2023, 11:33 PM
AES 618 Never Lose Your Worth

Kemarin sepanjang hari dinginnya luar biasa. Sejak pagi turun salju dan entah sedang ada apa, suhu hingga -24°C, tiba di rumah saya sudah kelelahan dan tidak mampu lagi menulis. Jangankan memikirkan ide, yang saya inginkan hanya beristirahat. Saya memutuskan untuk menulis pagi ini. Jadi saya memang bangun pagi sekali bersiap-siap pergi kerja, dan karena waktu masih banyak, saya memutuskan menulis dahulu sebelum berangkat kerja.

Sambil memandang laptop, saya mulai berpikir tentang apa yang akan saya tulis pagi ini. Lalu saya ingat sebuah klip yang saya lihat di salah satu media sosial mengenai nilai kehidupan.

Ada seorang guru yang merogoh kantongnya dan memperlihatkan selembar uang kertas $20.

"Siapa mau ini?" tanyanya kepada seluruh murid.

Semua orang mengangkat tangan.

"Bagaimana jika begini?" Tanya guru itu lagi sambil meremas-remas uang itu.

Semua orang kembali mengangkat tangan.

"Kalau begini?" Tanya guru itu sambil menjatuhkan uangnya lalu menginjak-injak uang itu di lantai.

Semua orang di kelas itu tetap mengangkat tangan.

"Nah, saudara-saudara. Saya barusan menunjukkan kepada kalian pelajaran tentang hidup yang sangat penting. Apapun yang terjadi dalam hidup, mungkin saja kita membuat kesalahan yang sangat fatal, atau menghadapi situasi yang amat sangat berat sehingga kita begitu putus asa, jangan pernah lupa akan nilai kehidupan kita. Jangan pernah pernah lupa bahwa hidup itu sangat berharga. Seperti uang tadi, apapun yang dilakukan terhadapnya entah diremas-remas, terinjak-injak atau dikotori di dalam lumpur, tetap bernilai $20. Demikian juga hidup, apapun yang terjadi, hidup tetap berharga."

Saya diam merenung, sambil beberapa kali mengulang klip tadi yang paling hanya sepanjang 1 hingga 2 menit. Ini pelajaran yang sangat berharga. Kita sering lupa ketika menghadapi berbagai rintangan lalu mulai mengeluh dan merasa hidup tidak ada artinya lagi. Memang yang dikatakan oleh guru tadi begitu sederhana dan belum tentu dalam menjalani kehidupan bisa dihadapi dengan semudah itu. Kadang kala begitu beratnya beban kehidupan hingga untuk bernapaspun kita merasa berat dan merasa terlalu lelah dengan beban yang bertubi-tubi terus menerus harus kita tanggung tanpa henti.

Kemudian saya bertanya, seberapa besarnya nilai kehidupan yang sedang saya jalani ini? Kalau uang tadi sudah jelas $20. Mau diapakan juga tetap nilainya $20, kecuali misalnya disobek-sobek, dibakar dan dihancurkan. Hidup saya tidak dapat disetarakan dengan materi. Tapi seberapa besarnya nilai kehidupan saya?

Ada pria menghadap seorang guru dan bertanya, "Guru, berapa besar nilai kehidupan?"

Guru tidak menjawab tapi memberi pria itu sebuah batu ruby yang indah, lalu berkata," Tanyakan berapa nilai batu ini kepada orang yang kamu kenal.Tapi jangan menjualnya"

Pria itu pergi ke pasar dan bertanya kepada seorang penjual sayur dan tukang sayur mengatakan bahwa dia akan dapat menukar batu itu dengan sekarung kentang.

Pria itu pergi ke tukang buah dan tukang buah mengatakan bahwa dia dapat menukar batu itu dengan sekeranjang jeruk.

Akhirnya dia pergi ke toko perhiasan. Tukang perhiasan itu mengambil sebuah lensa dan memeriksa batu itu dengan seksama, lalu menawarkan sejumlah uang jika pria itu bersedia menjualnya.

Pria itu akhirnya menujukkan batu itu ke seorang ahli batu-batuan. Ahli itu mengeluarkan sehelai kain beludru dan menaruh batu ruby itu dengan hati-hati di atasnya. Dia memperhatikan batu itu dengan seksama, mengitarinya, lalu membungkuk dan memperhatikan dari berbagai arah. lalu dia berkata,"Dari mana kamu memperoleh batu ini? Walaupun seadainya saya harus menjual nyawa saya, saya tidak akan mampu membeli batu yang sangat berharga ini."

Hidup kita bisa saja seperti batu ruby yang indah bahkan sangat luar biasa harganya, tapi orang lain akan menilai kita berdasarkan status sosial mereka, kemampuan dan pengetahuan mereka atau bahkan ada yang hanya sekedar menghibur dan membuat kita senang mendengarnya. Sulit mencari orang lain yang dapat menilai hidup kita, yang bisa menilai adalah diri kita sendiri. Setiap manusia itu unik, tidak ada duanya, jadi setiap orang itu spesial dan tidak tergantikan. Dari situ saja seharusnya kita dapat menyimpulkan bahwa hidup kita itu sangat berharga karena tidak dapat tergantikan.

Foto Credit: Weebly.com