AES 760 Ekspektasi
joefelus
Friday June 23 2023, 10:23 AM
AES 760 Ekspektasi

Pada suatu waktu seekor anjing memasuki toko daging. Melihat ini si pemilik toko mengusir anjing itu keluar, tapi lagi-lagi dia kembali masuk ke dalam toko. Ketika diperhatikan ada sehelai kertas di mulutnya. "Bolehkah saya membeli 12 buah sosis dan sekilo daging?" Begitu pesan yang tertulis di sehelai kertas itu. Pemilik toko juga menerima uang dari anjing itu. Lalu anjing itu menggondol kantung plastik berisi sosis dan daging dari penjual dan pergi meninggalkan toko itu.

Karena penasaran, karena kebetulan sudah waktunya tutup, pemilik toko mengikuti anjing itu dari kejauhan. Anjing itu kemudian menunggu di perhentian bus kota, lalu naik ketika bus tiba dan memberikan karcis ke pengemudi. Bus bergerak dan sesudah melewati beberapa perhentian, anjing itu memberikan tanda untuk berhenti, lalu dia turun. Begitu turn dia langsung berlari ke sebuah rumah dengan pagar hitam lalu masuk ke pekarangan dan menekan bel pintu. Pemilik toko daging terus mengikuti dan memperhatikan dari pintu gerbang.

Pintu rumah terbuka, dan pemiliknya langsung marah-marah, anjing itu dipukul dan dimaki-maki. Karena penasaran pemilik toko daging langsung masuk untuk melerai dan berteriak," Hey, mengapa kamu memukuli anjing itu? Dia hebat sekali dan patut diliput televisi. Tidak ada anjing yang bisa melakukan hal-hal seperti itu!"

"Hebat apa? Ini untuk kedua kalinya dalam satu minggu ini dia lupa membawa kunci rumah!" Teriak pemilik anjing itu marah-marah.

Cerita di atas hanya sekedar ilustrasi kreatif untuk menjelaskan bahwa sebaik apapun seseorang, seringkali masih belum cukup dimata orang lain.

Ekspektasi memang seringkali menyesatkan dan menjadi penyebab kekisruhan. Orang sering lupa akan apa yang ada dihadapan mereka sebab terlalu terpaku pada ekspektasi yang terlalu tinggi yang dicanangkan. Lalu karena kenyataan tidak sesuai dengan harapan, maka timbul kekecewaan, kefrustrasian dan ketidakbahagiaan.

Ekspektasi juga seringkali dapat mengurangi rasa bersyukur. Karena kita terlalu terpaku pada kenginan yang sangat tinggi, kita lupa akan apa yang sudah kita miliki. Seperti cerita di atas, pemilik anjing itu tidak sadar betapa hebatnya anjing itu bisa disuruh pergi belanja. Tapi perhatiannya hanya tertuju pada harapan akan kesempurnaan, tanpa ada kesalahan atau kekurangan. Kekurangan kecil menutup semua kebaikan yang sudah dicapai. Air tuba merusak susu sebelanga.

Foto credit: pride.kindness.sg

You May Also Like