Saya masih harus menulis tapi belum muncul ide sama sekali sementara tubuh sudah berteriak memohon istirahat karena sepanjang hari saya penuh kesibukan. Sejak bangun tidur hingga saat ini hampir tidak ada waktu untuk duduk merenung dan menemukan ide. Bangun tidur langsung sibuk di dapur karena sejak malam saya sudah menyiapkan daging yang harus dipanggang hari ini. Sesudah itu saya harus ke 2 rumah sakit mengantar Nina dan diantara 2 rumah sakit itu saya harus pulang dahulu untuk menjemput dan mengantar Kano ke tempat kerja. Sore hari saya sudah punya jadwal olah raga lalu menjemput Kano dari tempat kerja. Nah sekarang ketika semua selesai saya masih bingung harus menulis apa.
Kelelahan dan tuntutan untuk berpikir mencari ide memang sama sekali tidak saling mendukung. Saya menyerah karena tubuh sama sekali tidak dapat diajak bekerja sama untuk menyokong otak untuk berpikir. Yang dituntut oleh tubuh hanyalah istirahat dan membiarkan sisa pekerjaan dilanjutkan besok pagi. Sayangnya besok saya punya kesibukan lain, jadi memang serba salah.
Satu hal yang membanggakan yang terjadi hari ini adalah keberhasilan saya menciptakan daging panggang. Ya, sukses besar. Dagingnya begitu empuk tapi kulit di bagian atasnya sangat renyah karena penuh dengan gelembung udara, sehingga begitu digigit akan berbunyi kresss yang sangat memuaskan. Ini keberhasilan pertama setelah berusaha mencoba setidak-tidaknya 3 atau 4 kali. Kuncinya adalah kesabaran dan ketelitian.
Untuk menciptakan kulit yang renyah, kulit harus betul-betul dibuat kering. Untuk itu semalam sebelumnya saya tusuk-tusuk dengan ice pick, lalu saya masukan kulkas tanpa ditutup. Udara kering dan dingin di dalam kulkas akan membuat kandungan air menguap, sehingga sesudah dibiarkan semalaman menjadi betul-betul kering. Nah paginya saya olesi dengan cuka untuk membuat proses memanggang merata lalu diatasnya saya tutupi dengan campuran garam dan putih telur. Garam akan membantu proses "pengeringan" permukaan kulit. Sesudah hampir 1 jam dipanggang, permukaan garam saya buang dan dipanggang lagi dengan mengekspos permukaan kulit. Karena kulit begitu kering, maka jadi melepuh, menghasilkan banyak gelembung udara. Nah, daging panggang itu sekarang memiliki permukaan kulit yang sangat renyah!
Kano begitu menyukai menu kali ini. Siang hari dalam perjalanan menuju tempat kerja dia makan dengan lahap di mobil lalu dia memilih untuk tidak makan malam sama sekali di tempat kerja karena dia ingin makan di rumah dengan menu andalan yang saya buat hari ini hahaha.. Saya begitu lelah, tapi sangat bahagia karena membuat semua orang senang dengan menu makanan yang saya ciptakan hari ini. Nah, sekarang saya akan istirahat. Tulisan ini saya akhiri dengan sebuah pertanyaan: Menu apa yang saya buat hari ini dan barusan saya ceritakan? Hahahaha
Foto credit: bigcheesecoaching.com