AES 938 Makanan Lagi Makanan Lagi
joefelus
Monday December 18 2023, 10:07 AM
AES 938 Makanan Lagi Makanan Lagi

"Dad, I am going out to Cosmo. " Kata Kano sambil membuka pintu. Island, sahabatnya juga ada di situ, mengikuti Kano.

"Need anything?" Tanya Island.

"No, Thank you. I'm good." Jawab saya.

"How about you, Mom?" Tanya Kano ke ibunya.

"No, Thank you." Jawab Nina

Cosmo adalah tempat pizza kesukaan Kano. Sudah beberapa kali dia berusaha mengajak kami ke sana. Kata Kano pizza di tempat itu sangat enak. Saya punya banyak sekali alasan untuk tidak pergi, pertama karena makanan Italia bukan di urutan nomor 1 dalam aftar saya. Kedua, pizza itu hanyalah roti yang dibumbui saos tomat dan potongan daging serta keju. Itu buat saya kurang menarik hahaha..

Untuk urusan makanan, saya memang sangat rewel. Mungkin karena lidah saya memang sensitif sehingga dapat merasakan berbagai hal, bahkan minyak yang jelek bisa saya rasakan. Minggu lalu saya diajak teman makan steak di salah satu restoran terkenal. Saya memesan caesar salad, ribeye steak, dan brokoli. Saya memang berusaha mengurangi konsumsi karbohidrat. Salad tiba dan tidak saya habiskan karena terlalu banyak dressing dan juga piringnya tidak dingin. Omelan saya yang pertama! Hahaha.. Steak datang saya tidak habiskan juga dan komplain ke waiter hingga managernya datang minta maaf karena steak yang saya suka adalah medium rare, masih merah di bagian tengah. Yang saya peroleh pink pun hampir tidak, itu tandanya steak saya terlalu matang, well done. Akhirnya saya tidak perlu bayar bahkan diberi dessert gratis, molten cake dengan es krim, dan cheesecake hahaha. Teman-teman selalu menjuluki saya sebagai tukang protes sebab memang saya punya kecenderungan mengkritik makanan. Hahahaha

Kano dan Island tiba di rumah dengan sebuah kota besar berisi pizza. Dia minta garlic powder yang kemudian ditaburkan di atas pizza raksasa yang dia beli. "What is that smell? Are you cooking something?" Tanya Kano

"I am making some lemongrass chicken." Jawab saya.

"Smells good. I'll have it for lunch tomorrow." Katanya.

Ketika Kano pergi saya memang masak ayam. Tadi pagi saya sudah merendam paha ayam tanpa tulang dan tanpa kulit. Saya rendam dengan bumbu kecap, kecap ikan, minyak wijen, gula merah, sereh dan bawang putih yang sudah saya haluskan, dan air jeruk lemon. Ayam itu ketika nanti sudah masak akan memiliki rasa manis, gurih, asam dan asin. Lengkap, kecuali pedas. Nina masih sangat sensitif akan makanan pedas jadi untuk sementara saya hindari memasak yang pedas-pedas. Nah malam ini saya bakar daging ayam itu sehingga ada charred marknya lalu saya panggang. Seluruh apartemen memang menjadi harum. Itu yang kemudian ditanyakan oleh Kano.

Tema kegiatan saya hari ini memang tentang makanan. Pagi hari Nina, saya dan mas Aris, sehabat kami, pergi ke luar kota. Belanja makanan! Ada nasi uduk, nasi kuning, arem-arem, nasi padang, sate, ayam taliwang dan sebagainya. Ada toko makanan Indonesia yang juga menjual makanan panas yang dibuat oleh warga. Saya membeli arem-arem. Sudah lama saya tidak makan ini, sayangnya ketika saya nikmati agak sedikit terlalu asin. Ya sudah, saya tetap harus apresiasi karena saya tidak akan pernah mau membuat sendiri. Saya tidak telaten masak ini karena melibatkan daun pisang dan bungkus membungkus hahaha..

Selesai belanja kami makan siang. Kami mencoba retoran Cajun seafood baru. Kami memesan 1 pound udang, 1 pound mussels, 1 ekor dungeness crab,. Untuk makanan pembuka kami memesan hushpuppies, ini adalah bola-bola goreng yang dibuat dari cornmeal, makanan khas Selatan. Kami juga memesan sweet potato fries. Saya tidak punya komplain siang tadi hahaha.. Semua makanan kami nikmati dengan rasa puas. Kepiting dungeness itu besar sekali, itu dapat kami habiskan, juga mussels dan udang, semua ludes, kami kekenyangan!

Malam ini saya tidak mampu makan besar lagi setelah siang tadi makan seafood. Saya hanya makan arem-arem yang agak keasinan itu. Mas Aris yang juga kebagian arem-arem mempunyai pendapat yang sama,"Arem-arem nya asin doang!" Katanya hahaha.. Saya ngemil nastar untuk menghilangkan rasa asin di mulut. Saya memesan banyak nastar tahun ini. Kano sangat menyukainya, dia bisa menghabiskan 1 toples hanya dalam beberapa hari. Salah seorang teman sering membuat ketika menjelang berbagai hari raya. Saya pesan 5 toples. Lumayan mahal, saya harus merogoh dompet $140 hahaha.. Itu masih termasuknya murah sih, tadi siang di toko Indonesia, mereka menjual nastar yang diimpor dari Bandung, kotaknya jauh lebih kecil dan harganya selangit! Namanya juga kangen makanan tanah air, masyarakat seringkali tidak lagi memikirkan harga. Semua bisa diperoleh, ada bakmi GM, ada bakmi karet, bahkan batagor Kingsley bisa dipesan! Jaman sekarang memang gila. Jaman saya dulu ketika di rantau ingin ngobrol saja harus berburu kartu telepon, sekarang semua itu tidak ada artinya lagi. Segala hal bisa diperoleh selama tidak berkeberatan membayar!