Melambatkan tanpa menjadi lambat. Salah satu prinsip inovasi, katanya. Melambatkan mungkin maksudnya tidak terburu-buru. Bisa juga menyadari langkah demi langkah. Atau efisiensi aksi, tidak perlu banyak gerakan.
Tanpa menjadi lambat, mungkin maksudnya untuk menguasai langkah yang akan dijalani secara lambat tadi. Bisa juga untuk menyadari gerakan-gerakan yang akan dilakukan. Atau soal penguasaan, sudah memiliki ekspektasi alternatif konsekuensi.
Lebih jauh lagi, bahkan bisa berarti tidak perlu melakukan apa-apa. Cukup hadir sekarang di sini saat ini. Hadir kan bukan sekadar ada, perlu ada interaksi. Kalau gak ada interaksi itu sih gak hadir. Yang ada tanpa interaksi kan rasanya gak ada.
Jangan-jangan, hadir itu seputar merasakan dan dirasakan saja keberadaan dirinya.