AES 961 Bohong
joefelus
Wednesday January 10 2024, 10:54 AM
AES 961 Bohong

Seingat saya, Nina mendapat vaksin Covid terakhir itu minggu yang lalu. Dia lurus saja, tidak ada efek apa-apa, bahkan mengatakan pada saya bahwa petugas farmasi yang memberikan vaksin menyampaikan bahwa vaksin yang baru dari Moderna ini tidak memberikan efek yang berarti jika dibandingkan dengan yang dulu-dulu.

Karena saya merasa yakin sesudah melihat Nina yang memang tidak terlihat ada masalah sama sekali, terlebih dia juga memperoleh vaksin tersebut di hari kerja, esok harinya dia sehat-sehat saja, maka saya tidak pikir panjang lagi. Begitu kartu asuransi saya pegang, saya langsung ikut dengan Kano yang juga memutuskan untuk divaksin kemarin.

Beberapa menit sesudah divaksin saya langsung merasa tidak nyaman. Saya tanya Kano, dia juga langsung merasa kurang sehat. Wah, ini akan jadi masalah besok di tempat kerja, pikir saya. Tiba di rumah saya langsung mandi air hangat dan minum Tylenol (Paracetamol) dan istirahat lebih awal. Hanya saja sepanjang malam saya sulit tidur, entah mengapa karena sepertinya kepala saya tidak pernah berhenti berpikir dan jika sudah lelah lalu muncul mimpi yang tidak menyenangkan. Saya tidak ingat mimpi apa saja tapi yang saya rasakan memang hal-hal yang tidak nyaman.

Pagi hari Kano malah demam jadi dia tidak masuk kerja. Untungnya semua dining hall masih tutup dan kami para karyawan banyak mengikuti berbagai macam training. Jadi ketidakhadiran Kano memang tidak mempengaruhi apa-apa.

Udara yang sangat dingin hingga minus 2 digit sama sekali tidak membantu saya dalam menghadapi kondisi tubuh yang kurang baik ini. Jika saja saya tahu vaksin ini memiliki efek samping yang seperti dulu-dulu, saya akan lebih memilih untuk mendapatkannya di akhir pekan sehingga saya bisa beristirahat jika terkena demam. Hari ini terpaksa saya harus bekerja sambil mengalami kondisi tubuh yang seperti ini. Sayangnya saya bukan pekerja tetap yang mempunyai jatah untuk sakit. Jika saya tidak masuk, maka tidak akan dibayar, jadi mau tidak mau saya harus memaksakan diri tetap bekerja. Ya sudah, ini namanya petualangan hidup, bukan? Kalau hanya menikmati yang enak saja, hidup itu tidak seru dan ketika mengalami kebahagiaan itu juga tidak akan pernah maksimal. Dengan merasakan dua sisi yang berbeda, maka apresiasi kita terhadap petualangan hidup menjadi sangat lengkap.

Besok saya ada interview. Saya hanya berharap kondisi tubuh saya membaik sebelum besok pagi. Boss sudah memberi tahu jika saya kurang sehat, interview bisa diundur, tapi itu artinya kesempatan saya untuk menjadi pekerja tetap akan diundur juga, dan saya tidak mau hal demikian terjadi, jadi memang saya harus sehat. Untungnya siang ini saya dapat bekerja dari rumah, jadi saya bisa bekerja sambil beristirahat. Semoga saja tubuh ini membaik sesudah beristirahat yang cukup.

Sepertinya reaksi tubuh setiap orang berbeda-beda. Nina tidak mengalami apa-apa, tapi dia memang spesial sampai dokternya pun mengatakan bahwa Nina itu Stoic yang artinya seseorang yang mampu menghadapi rasa sakit dengan tenang dan tanpa menunjukkan emosi. Saya sebetulnya agak ragu soal pendapat dokter ini, sebab seringkali justru Nina mengeluh ketika jarinya kena papercut alias teriris sedikit atau kulitnya mengelupas. Lah kalau yang kecil begitu saja sudah mengeluh, bagaimana jika hal yang besar? Ternyata dokter itu ada benarnya, ketika dia berkata,"Hati-hati, jika Nina bilang skala sakitnya 3, untuk orang lain bisa berarti 8. Harus ditanggapi dengan serius." Benar saja, dan sudah terbukti bahwa dokter itu benar! Skala dan kemampuan orang menghadapi rasa sakit itu beda-beda. Mungkin saja Nina sebetulnya reaksinya sama seperti yang dialami Kano dan saya, tapi dia tidak merasakannya. Mungkin saja begitu. Tadinya saya pikir petugas farmasi itu berbohong. Hahahaha..

Foto credit: doctordoctor.com.au

You May Also Like