AES 1018 Angka
joefelus
Thursday March 7 2024, 7:54 AM
AES 1018 Angka

Sudah melihat jumlah total Atomic Essay Smipa hari ini? Semalam ketika saya mengunggah tulisan terakhir yang saya buat, saya lihat ada 4980-an. Wah, pikir saya, sudah lama saya tidak mengupdate Google Sheet, dan saya punya "stock" yang harus saya masukkan ke sana sekitar 17-an tulisan, jadi ada kemungkinan sesudah saya masukkan nanti akan ada sekitar 5000-an. Saya langsung semangat walau sudah sangat mengantuk dan masih ada tugas membantu Nina di atas. Saya langsung mengunggah tulisan saya di Google sheet satu per satu hingga selesai. Begitu selesai saya lihat ada 5001! Hebat! Saya ingat beberapa bulan yang lalu saya berusaha memberi semangat teman-teman untuk menulis dan saya katakan," Nanti tanpa terasa kita akan mencapai 5000!" dan hari ini target itu tercapai. Seperti kata Kak Andy, kalau semua rajin meng-update Google Sheet, pasti angka 5000 itu sudah terlewat beberapa waktu lalu. Saya yakin itu yang terjadi.

Angka itu sebetulnya hanya sekedar angka. Tidak banyak berarti apa-apa. Tapi jika direnungkan angka bisa menjadi simbol yang jauh lebih dalam artinya apalagi jika kita melihat sejarah manusia. Ambil contoh misalnya angka 1, angka 1 selalu diidentikan dengan unity, bahkan dalam bahasa Indonesia sangat jelas karena unity diterjemahkan sebagai "persatuan" ada angka satu didalam kata itu. Angka 2 juga mempunyai arti dualisme, Binary. Ada siang dan malam, pria dan wanita, hitam-putih, yin dan yang. Lucunya akhir-akhir ini dualisme mulai banyak digugat, terutama dalam hal gender. Di kampus tempat saya bekerja apalagi karena kami sangat menjunjung tinggi inklusifitas, kampanye gender agar tidak dilihat sebagai suatu yang binary tapi non binary dilakukan dengan sangat gencar. Memang masih sulit diterima oleh banyak orang, terutama yang konservatif. Lihat foto yang barusan saya ambil, ada botol minum saya dengan sebuah sticker yang saya tempel untuk seru-seruan tapi untuk kalangan tertentu terutama mereka yang sangat tradisional, tidak moderat dan konservatif maka mungkin saya akan dikutuk hahaha.. Saya tidak mau terlibat dalam debat soal ini. Saya hanya menunjukkan sebuah contoh tentang dualisme.

Angka 3 tidak kalah menariknya dan sering diungkapkan dalam cerita rakyat, mistik bahkan agama dan kepercayaan. Ada istilah trisula, trimurti dan sebagainya. Di Babilonia jaman purba ada 3 dewa yaitu Anu, Baal dan Ea yang mewakili Surga, Bumi dan Jurang yang sangat dalam yang mungkin bisa diidentikkan dengan neraka. Demikian juga didalam Teologi Kristen yang mengenal trinitas.

Bagaimana dengan angka 4? Dalam filsafat timur ada istilah 4 elemen dalam semesta. Tanah, air, api dan udara. Tapi jangan salah katanya dalam kepercayaan orang Tiongkok angka 4 bukan angka yang baik karena katanya bunyinya mirip dengan bunyi yang memiliki arti kematian. Angka 5 juga penting. Teman-teman kita yang muslim menggunakan angka 5 untuk waktu Shalat, 5 waktu yaitu Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya. Indonesia punya Pancasila. Lalu ada juga kelompok yang juga menggunakan pentagram sebagai bentuk ritual tertentu.

Kalau membicarakan angka memang tidak ada habis-habiskan karena selalu berkaitan dengan simbol. Pendeknya, angka tidak pernah lepas dari sejarah kehidupan manusia. Entah benar atau tidak tapi banyak orang yang mempercayainya, seperti misalnya angka 13. Pernah melihat lift atau elevator yang memiliki angka 13? Saya belum pernah, biasanya angka 13 dilewati karena katanya dipercaya sebagai angka yang tidak baik. Ayah saya lahir pada tanggal 13 tapi kemudian di akta kelahirannya diubah menjadi angka 14 hahaha.. Ini sungguhan loh. Saya 2 kali juga tinggal di lantai 13 tapi yang pertama menjadi 12B dan yang kedua menjadi 14 hahahaha... Seru ya? Buktinya saya aman-aman saja, bahkan Kano lahir di tingkat 14 itu hahaha.

Nah, sekarang kembali ke angka 5000 di AES, apa artinya? Tidak berarti apa-apa yang berbau mistis atau ajaib kok. Tapi ini angka istimewa karena itu berarti ada 5000 cerita yang merupakan pengalaman hidup dari puluhan teman-teman saya di Smipa! Bayangkan 5000 cerita, kalau dibaca sahari satu, maka kita akan membutuhkan 5000 hari, dan setiap harinya kita akan mendapat bekal, pelajaran atau hanya sekedar hiburan. Ini angka luarbiasa, merupakan milestone yang tidak dapat diabaikan begitu saja. Dan yang lebih istimewa lagi kita semua terlibat didalamnya entah sebagai orang yang berbagi pengalaman, pelajaran atau cerita, tapi juga bisa sebagai mereka yang ikut menikmati itu semua. Nah coba saja mulai membaca 1 esai setiap harinya, maka kita baru akan menyelesaikan semuanya selama 13 tahun lebih, itu kalau kita semua berhenti menulis loh, kalau tidak berhenti ya kita tidak akan pernah bisa selesai. Cocok dengan gaya Smipa yang selalu mendengung-dengungkan bahwa belajar itu tidak ada tamatnya, mudah-mudahan AES juga tidak ada tamat-tamatnya sebab cerita, pengalaman dan pelajaran itu juga tidak akan pernah ada habisnya. Oh ya, tadi saya katakan berapa lama untuk menyelesaikan 5000 esai? 13 tahun? Wah bahaya nih, angka 13! Tapi saya tidak percaya! Ayo kita semua buktikan bahwa angka 13 itu baik-baik saja dan tidak akan berarti bahwa AES akan tamat! Hahaha..