Mm-noom-ba-deh
Doom-boom-ba-beh
Doo-boo-boom-ba-beh-beh
Pressure pushin' down on me
Pressin' down on you, no man ask for
Under pressure that brings a building down
Splits a family in two, puts people on streets
Mm-ba-ba-beh, mm-ba-ba-beh
Dee-day-da, ee-day-da
That's okay
Di atas adalah sebagian lirik dari lagu di awal tahun 80-an yang dinyanyikan oleh grup penyanyi kondang Queen bersama David Bowie. Saya tidak akan membahas lagu, hanya kerbersit sedikit ide untuk dijadikan awal dari obrolan saya hari ini tentang tekanan, pressure, under pressure.
Sepertinya saya sedang mengalami semua itu. Satu peristiwa disusul dengan persitiwa lain, dan lebih tidak menyenangkan adalah satu kejadian buruk diikuti dengan kejadian buruk yang lain akhirnya bertumpuk-tumpuk dan saya jadi kewalahan, dan yang lebih saya rasakan adalah tekanan ini terasa sangat bertubi-tubi.
Well, saya tahu, pada saatnya sedikit demi sedikit semua itu akan fading away. Yang harus saya lakukan adalah mengurainya satu demi satu tanpa terus menerus terpaku pada semua hal dan ingin langsung melepaskan diri dari semua itu yang terntu saja sangat tidak mungkin.
Sama seperti misalnya kita sedang menguraikan serangkaian lampu Natal yang kusut. Satu-satunya cara adalah mengurainya sedikit demia sedikit dan menelusurinya dari ujung yang satu sedikit demi sedikit ke ujung lainnya. Kita tidak bisa langsung mengurai semuanya sebab harus mampu melihat secara parsial lalu sedikit demi sedikit akan teruia dan terlepas dari semua kekusutan itu. Itu analoginya.
Sangat wajar jika kita merasa penat, lelah dan sulit bernapas karena merasa terhimpit berada dalam berbagai tekanan dari berbagai aspek, dari berbagai arah. Kita harus dapat memfokuskan diri dan berkonsentrasi pada satu aspek lalu diikuti dengan aspek lainnya. Itu yang selama ini saya lakukan. Di awal memang sangat sulit karena himpitan tekanan yang luar biasa, tapi setelah sedikit demi sedikit terurai, semakin lama semakin lebih longgar dan akhirnya dapat terlepas dari segala bentuk himpitan itu. Fokus dan konsentrasi secara parsial, itu yang saat ini menurut saya sangat baik untuk dilakukan.