AES 90 Cerita Tentang Cerita
joefelus
Saturday August 21 2021, 12:10 AM
AES 90 Cerita Tentang Cerita

Tadi pagi di Kolam renang saya menyaksikan sebuah peritiwa yang menarik. Ketika saya sedang mandi, di ujung sebelah depan menjelang pintu keluar saya melihat 2 orang homeless yang saling mencukur rambut masing-masing. 2 orang ini sering saya jumpai ketika di kolam karena sepertinya mereka ke sini untuk mandi. Mereka memang tidak mempunyai rumah dan tinggal di van. Peristiwa itu membuat saya bertanya-tanya, cerita apa yang ada di balik kehidupan mereka berdua ini. Sambil merenung, tiba-tiba saya ingat sebuah blog yang pernah saya tulis di bulan September 2 tahun lalu. Sekedar "merayakan" kegiatan bercerita saya yang ke-90 hari ini, Saya akan ceritakan cerita itu kembali di sini:

Cerita itu penuh kekuatan. Kita berasal dari cerita dan berakhir dengan cerita. Cerita mengikat kita satu sama lain. Cerita menghubungkan kita satu sama lain. Cerita menguatkan hubungan tapi juga cerita bisa menghancurkan banyak hal. Cerita itu dahsyat!

Saya sering berpikir bahwa setiap kali memperhatikan seseorang, entah yang saya kenal maupun tidak, maka di sana pasti ada cerita. Dan cerita-cerita itu pasti akan menarik. Jika saja saya bisa mengetahui semua cerita dibalik sosok-sosok itu, pasti seru!

Cerita dan rasa ingin tahu itu selalu berjalan bersama-sama. Jika ada kerumunan orang, entah apapun yang terjadi di situ, maka semakin banyak orang akan berhenti dan ikut berkerumun hanya sekedar memuaskan rasa ingin tahu, lalu apa yang diperoleh akan menjadi sebuah cerita yang nantinya dapat disampaikan kepada orang-orang lain yang tidak tahu dan tidak menyaksikan kerumunan itu.

Setiap pagi sambil bersiap-siap untuk berangkat kerja, mengenakan sepatu, mempersiapkan semua hal yang dibutuhkan nanti di tempat kerja, saya melihat berita TV. Kenapa? karena saya butuh cerita! Ada kebutuhan untuk memuaskan rasa ingin tahu, otak butuh makanan informasi yang nantinya akan berguna untuk saya sepanjang hari. Misalnya cuaca, hari ini menurut ramalan cuaca akan bersuhu paling tinggi 25 derajat tapi ketika akan berangkat kerja saya butuh informasi berapa suhu di luar. Karena suhu di luar hanya 9 derajat, maka saya akan butuh jaket! Nah informasi itu yang akan membantu saya melalui hari ini (disamping tentu saja jadi bahan obrolan dan basa-basi di tempat kerja soal cuaca).

Cerita! Cerita itu adalah sesuatu yang mempunyai kekuatan ajaib. Hanya karena sebuah cerita, seseorang bisa tertawa gembira, ada yang menjerit ketakutan, ada yang terkejut hingga hampir kena serangan jantung. Cerita juga bisa membuat seseorang menangis sedih, atau berlinang air mata karena terharu. Ada cerita yang membuat orang menjadi bersemangat, cerita yang membuat seseorang merasa bersyukur dan lain sebagainya. Cerita itu sesuatu yang dahsyat!

Cerita inspiratif banyak dicari orang. Seringkali hanya sekedar hiburan, tapi bisa juga menyemangati karena begitu inspiratif. Saya punya sebuah cerita yang memukau yang baru saja saya ketahui (baca) beberapa saat yang lalu. Salah seorang teaching assistant istri saya berasal dari Kamboja (dengar-dengar ibunya orang Sunda loh). Orangnya tidak begitu tinggi tapi sangat berotot seperti binaragawan karena dia rajin ke Gym berolahraga. Nah beberapa saat yang lalu saya membaca sebuah artikel surat kabar, Phnom Penh Post, tentang dia yang diterbitkan tahun 2013. Bertahun-tahun yang lalu, sebut saja namanya Say, adalah seorang yatim piatu dengan seorang adik laki-lakinya dan hidup di jalanan menggelandang di kota Phnom Pehn. Mereka sejak berusia 7 tahun hidup dari mengumpulkan sampah plastik yang kemudian dijual untuk sekedar mengisi perut. Mereka berdua akhirnya ditampung oleh sebuah lembaga yatim-piatu bernama Centre for Children's Happiness (CCH) dan mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan. Karena kecerdasannya pada tahun 2008 dia memperoleh 5 tahun bea siswa untuk bersekolah di salah satu SMA terbaik di dunia di Singapura, United World College of South East Asia. Melalui perjalanan hidupnya yang bukan main ini sekarang dia menjadi salah seorang graduate students di Colorado State University dan dalam beberapa tahun mendatang akan menjadi seorang doktor dalam ilmu ekonomi.


This image has an empty alt attribute; its file name is image-1.png


Banyak cerita-cerita pengalaman hidup dari orang-orang yang pernah menjadi bagian keseharian saya, seperti pernah saya ceritakan bahwa salah seorang teman dari Vietnam penah menjadi manusia perahu dan berusaha bertahun-tahun untuk mengejar mimpi untuk hidup di Amerika, beberapa kali ditangkap karena kabur dari negara yang menganut sistem komunisme itu, lalu dijebloskan ke penjara, tapi niatnya tidak pernah padam dan kembali berusaha kabur terombang-ambing ombak di perahu di tengah samudra. Sekarang dia menjadi mekanik pesawat terbang di Amerika dan hidup sukses. Ada anak seorang jendral dari Laos yang melompat dari sebuah perahu ke sungai Mekong dan menyelam menyeberang ke Thailand lalu kabur ke Amerika, ayahnya ditangkap komunis dan tidak pernah terdengar lagi nasibnya. Ada cerita juga tentang mantan seorang raja yang sekarang hanya bercelana pendek dan bersendal jepit menikmati masa pensiunnya didampingi oleh ajudan-ajudannya. Semua itu mengajarkan saya bahwa hidup itu penuh dinamika serta cerita. Ada juga cerita sedih seorang kenalan, wanita setengah baya dari Jogyakarta. Dia mendapat kesempatan mengikuti training di Amerika selama 6 bulan. Katanya dia berharap memperoleh jodohnya di Amerika sini, hanya saja 6 bulan bukan waktu yang cukup untuk dia menjalin sebuah relasi, dia pulang ke Indonesia bertugas di Aceh lalu hilang ketika peristiwa tsunami tahun 2004. Ini salah satu cerita yang berakhir tragis.

Cerita, katanya, menurut sebuah penelitian di Belanda, dapat meningkatkan empati. Seseorang yang terhanyut dalam sebuah novel fiksi, misalnya, secara emosi mengalami peningkatan empati. Dengan membaca buku, seseorang menjadi bagian dari cerita dan bisa ikut merasakan rasa sakit serta emosi lainnya yang dialami karakter yang ada di dalam cerita tersebut. Kondisi ini memberikan kesempatan pada pembaca menjadi lebih sadar betapa berbedanya hal-hal tertentu mempengaruhi setiap orang. Pada saatnya hal-hal demikian akan meningkatkan kemampuan seseorang berempati dan jika semakin banyak orang berempati disinyalir akan menjadikan dunia semakin baik.

Cerita juga membuka wawasan, memberikan kesempatan benak kita untuk menjelajahi dunia lain. Dengan membaca kita memperoleh sedikit gambaran budaya yang berbeda dari sisi dunia yang lain, buku memperluas cakrawala pengetahuan dan memberikan kesempatan untuk mengenal negara lain, masyarakat di negara lain, sebuah cara yang sangat sempurna untuk menjelajah sudut-sudut dunia lain dalam benak, bayangan dan angan-angan kita.

Saya masih ingat ketika masih SD senang membaca buku-buku kisah dari 5 benua, yang memberikan banyak angan-angan untuk pergi ke luar negeri. Saya ingat juga ketika untuk pertama kalinya menikmati cerita Jules Verne yang penuh petualangan berkeliling dunia dalam hitungan hari, lalu berpetualang di bawah laut sambil membayangkan bagaimana asyiknya naik kapal selam sehingga begitu saya memperoleh kesempatan naik kapal selam walau hanya sekitar 1 jam dengan kapal selam abal-abal untuk turis, saya masih mempunyai fantasi masa kecil menjadi kapten Nemo yang ternyata belum padam! Untuk pertama kalinya ketika masih remaja saya membayangkan bagaimana rasanya makan tiram mentah gara-gara membaca novel Henri Charriere yang berjudul Papillon lalu ketika ada kesempatan menikmatinya dengan perasan jeruk lemon dan saos tabasco, angan-angan saya terbayar lunas (hampir setiap hari pula selama bertahun-tahun karena restoran saya menyajikan ini sebagai menu harian). Saya pernah juga berangan-angan berpetualang seperti Tom Sawyer begitu selesai membaca novel bahasa Inggris yang pertama ketika masih kelas 6 SD. Dan percaya atau tidak, saya juga mebayangkan  menjadi kapten Ahab ketika berada di atas kapal di Cape Cod, Massachussets ketika melihat ikan paus gara-gara di masa kecil  begitu tenggelam dalam cerita Moby Dick. Dan tidak hanya sekali saya berangan-angan jatuh ke jurang lalu selamat karena yangkut di sebuah pohon, kemudian merayap ke dalam gua yang penuh dengan ukiran di dinding, makan jamur liar dan memperoleh kesaktian mandra guna karena menemukan kitab silat gara-gara cerita silat Kho Ping Ho atau Chin Yung ha ha ha... Cerita sungguh membuah hidup saya indah penuh warna dan angan-angan baik yang masuk akal maupun yang sangat naif!!!


This image has an empty alt attribute; its file name is image-3.png



Setiap saat kita hidup dengan cerita, menciptakan cerita pribadi dan memperoleh cerita dari pribadi-pribadi lain. Tanpa cerita hidup itu bukan lagi hidup, walaupun sangat menyedihkan, sangat menyengsarakan, tetap semua itu cerita. Lalu kita juga punya opsi untuk memilih apakah cerita hari ini menyenangkan atau menyedihkan? Kita juga punya kuasa untuk mengubah yang membosankan jadi penuh kenangan. Seperti saat ini, karena ini hari Senin dan saya tidak banyak pekerjaan. Saya menulis cerita, karena sayatidak suka hari senin yang membosankan dan  memilih melakukan sesuatu yang menarik yaitu bercerita tentang cerita! hehehe***

Lei
@lei   5 years ago
Waahh seru bgt inii.. cerita idup orang tuh suka amazing2 gitu ya 😍 ky real life novel! bikin jadi ngrasa makin yakin kl anything is possible krn sungguh hidup penuh kejutan! Terima kasih udh berbagii 😍
joefelus
@joefelus   5 years ago
Maaf kepanjangan, krn aslinya ini buat blog bukan buat atomic essay 🙂
innocentiaine
@innocentiaine   5 years ago
Sepakat banget ini simpulan2 tentang cerita pak Jo.. dan terjelaskan knp pak Jo fasih banget dalam bercerita.. 😃👍🏼