Pindah ke tempat yang baru selalu penuh dengan cerita. Kali ini saya lebih tepat dikatakan pindah ke tempat yang lama, yang jauh berbeda dengan tempat yang sudah saya diami selama hampir 8 tahun. Ketika kita sudah terbiasa dengan ritual yang baru dan harus kembali ke kebiasaan lama, tetap membutuhkan penyesuaian. Beberapa hari terakhir ini saya mulai menjalani masa-masa transisi untuk dapat menyesuaikan diri dengan kebiasaan yang berbeda.
Yang pertama kali saya rasakan adalah cuaca. Colorado ketika musim panas memang sangat panas, tapi panas di sana berbeda dengan panas di Bandung. Colorado sangat kering, sementara Bandung termasuk daerah dengan kelembaban yang lumayan tinggi. Tubuh saya butuh latihan untuk jadi terbiasa lagi. Repotnya karena rumah sudah lama tidak saya tinggali, banyak hal yang perlu dibenahi, AC yang saya miliki semua tidak dapat digunakan. Saya harus bisa berdamai dengan kipas angin hahaha..
Perbedaan waktu adalah hal yang membuat saya kesulitan. Setiap hari saya terbangun sekitar tengah malam dan tidak dapat kembali beristirahat. Siang hari ketika saya seharusnya beraktifitas, tubuh ini memohon untuk beristirahat. Maklum perbedaan antara Colorado dengan Bandung adalah 13 jam. Jadi benar-benar terbalik. Itu sebabnya tengah malam saya sudah segar bugar karena itu merupakan saat-saat saya beraktifitas di Colorado.
Saya masih belum memiliki kartu identitas. Semua aktifitas saya tergantung pada ini. Seperti misalnya saya perlu membeli kendaraan, saya belum bisa melakukannya karena saya tidak mempunyai KTP, juga saya tidak memiliki surat ijin mengemudi. Saya sangat tergantung pada orang lain.
Lalu apa yang tidak membutuhkan penyesuaian? Makanan hahahah... Bagi saya jika berkaitan dengan makanan, maka setiap hari yang saya jalani seolah-olah adalah sebuah pesta. Seorang sahabat saya yang sangat baik mengirim beberapa porsi aneka ragam soto, tempe mendoan, gorengan dan perkedel. Mungkin bagi teman-teman ini merupakan makanan biasa-biasa saja, tapi bagi saya yang sangat jarang menikmati ini, merasa seperti sedang menghadiri sebuah pesta! Malam pertama saya di Bandung saya isi dengan makan tempe mendoan dan gorengan seperti orang kelaparan yang sudah lama tidak menjumpai makanan. Hahaha..
Banyak sekali yang harus saya lakukan untuk kembali settle down sebelum melakukan banyak kegiatan normal. Saat ini tubuh saya masih membutuhkan penyesuaian dan juga banyak hal lagi yang perlu saya persiapkan untuk dapat kembali berkegiatan dengan baik. Butuh kesabaran dan usaha yang giat.
Oh satu lagi, lalu lintas! Hahaha... Saya perhatikan sekarang angkutan kota menjadi sangat jauh berkurang dibanding dulu tapi jumlah sepeda motor menjadi luar biasa meningkat. Jalan raya pada saat ini buat saya masih sangat menakutkan. Dalam perjalanan pulang dari bandara menuju Bandung saya masih harus sering memejamkan mata karena ngeri, begitu tiba di Bandung kengerian bahkan menjadi berlipat ganda. Kota kelahiran saya ini memang sangat luar biasa hahahaha...
Welcome back to Bandung Joe. 🙏😇
Sekarang makin banyak transportasi online, bang. Ngga perlu beli mobil, hahaha... Welcome home!