AES 1410 Finding Nemo
joefelus
Wednesday May 21 2025, 8:38 PM
AES 1410 Finding Nemo

Musuh terbesar saya ketika ingin menulis adalah rasa kantuk! Hahaha.. walau terdengar sangat mengada-ngada, tapi ini sungguhan. Pagi hari biasanya saya punya beberapa kegiatan yang harus dikerjakan, nah sebetulnya saat itu sangat cocok untuk menulis, tapi jika saya menulis maka kegiatan lain jadi tertunda dan banyak hal yang saya tidak senang lakukan jika matahari sudah terlalu tinggi, jadi saya harus menunda waktu menulis saya hingga pekerjaan di pagi hari selesai. hanya saja begitu tugas selesai, saya membersihkan diri dan istirahat lalu siap-siap menulis, pada saat itu rasa kantuk muncul. Pilihannya adalah menulis sambil mengantuk dengan risiko hasilnya tidak maksimal atau istirahat dahulu baru menulis kemudian, nah jika pilihan kedua yang diambil, ada kemungkinan saya ada tugas baru yang lain, lalu siklusnya berputar seperti tadi pagi. Kerja dulu, dan kemudian kettika akan menulis tubuh sudah lelah dan mengantuk. Repot!

Kecenderungan seperti ini sangat sering muncul sesudah saya kembali ke tanah air. Sebelumnya ketika saya masih di Fort Collins, bisa jauh lebih produktif karena bisa menulis di sela-sela jam kerja. Memang sulit masuk di akal sebab sebetulnya sekarang saya tidak bekerja jadi seharusnya saya punya banyak waktu senggang, tapi ternyata tidak bisa menulis disela-sela "waktu senggang" itu. Hahahaha..

Saya sebetulnya bisa mencari banyak sekali alasan. Bukankah hampir setiap orang jago dalam hal ini? Hahaha.. satu hal yang benar-benar saya tahu adalah fokus. Pada masa transisi yang berkepanjangan ini, saya punya masalah dalam hal prioritas karena sejujurnya pula saya sedang berbenah untuk menemukan kembali tujuan hidup. Sesudah "tugas" saya dianggap selesai, ada hal yang lebih esensial yang harus saya pikirkan lebih dalam, yaitu tujuan hidup. Selama ini semua terfokus pada hal-hal penting dan begitu masa-masa itu lewat, saya seperti terjaga dari mimpi dan pertanyaan besar saat ini adalah: now what?. Ya, ini pertanyaan sederhana yang jawabannya tidak dapat ditemukan dalam satu atau dua hari, mungkin malah saya tidak akan menemukannya lagi. Tak apa, siapa tahu tugas saya yang sesungguhnya memang sudah selesai atau mungkin sekarang saatnya untuk lebih fokus pada diri sendiri.

Eniwei, setiap manusia memang unik. Seringkali saya menganggap diri sendiri ini aneh, diluar sih biasa saja, tapi di dalam saya tukang mikir dan tukang ngelamun. Banyak orang bilang, ngapain sih susah-susah mikir ini itu, mengalir aja, nanti juga semesta memberikan arah. Memang benar juga, tapi saya selalu berpendapat bahwa hidup itu singkat, waktu tidak pernah berhenti bergerak, jika saya membiarkan waktu lewat tanpa tujuan yang jelas, artinya saya kurang beryukur dan menyia-nyiakan anugerah waktu dan kehidupan yang sudah ditawarkan pada saya. Nah, masa sih hanya dihabiskan dengan leyeh-leyeh? Banyak hal yang positif yang dapat dilakukan dan banyak sekali waktu yang ditawarkan untuk dimanfaatkan sebaik mungkin.

Satu hal yang belum saya lakukan dalam upaya menemukan tujuan hidup saat ini, yaitu mindfulness meditation. Katanya meditasi ini merupakan teknik yang melibatkan pemusatkan perhatian pada saat ini tanpa menghakimi. Bahasa Indonesianya kok agak membuat gregetan ya, pokoknya ini adalah technique that invloves focusing attention on the present moment without judgment. Dengan melakukan ini maka kita akan mampu memperoleh kesadaran akan pikiran, emosi dan sensasi tubuh. Latihan ini akan mampu meraih wawasan atau pandangan akan keinginan dan nilai-nilai yang sejati. Melatih diri untuk menjadi mindful dapat meningkatkan kejelasan, kejernihan dan kesadaran diri yang merupakan syarat dari menemukan tujuan hidup. Nah itu dia. Jadi memang harus segera mulai, supaya segera dapat menemukan tujuan hidup, bukan Finding Nemo, Itu mah film anak-anak, yang benar adalah finding life purpose. Hahaha jadi judul di atas salah!

Foto credit: restless.co.uk