AES181 Totto Chan
Andy Sutioso
Thursday November 11 2021, 8:59 PM
AES181 Totto Chan

46889602841_712befba95_o.jpgTotto Chan, buat banyak sekolah alternatif, atau aktivis pendidikan, Totto Chan adalah buku yang sangat inspiratif. Berkisah tentang Totto Chan, anak kecil yang pergi ke sekolah unik, yang ruang kelasnya adalah dua buah gerbong kereta api yang sudah tidak terpakai. Kepala sekolahnya, Mr. Sosaku Kobayashi adalah seorang yang sangat cinta anak-anak dan terus berusaha membuat sekolahnya tempat yang menyenangkan buat para muridnya. Sekolah itu namanya Tomoe Gakuen. Buku ini sendiri dituliskan oleh Tetsuko Kuroyanagi - yang setelah dewasa dipercaya menjadi UNICEF Goodwill Ambasador. 

Bulan Januari tahun 2019, saya sempat diundang untuk berbagi cerita - waktu itu bertempat di Galeri Soemardja ITB, tentang bagaimana Totto Chan menginspirasi sekolah Semi Palar. Betul, buku itu memang sangat menginspirasi bukan hanya saya sendiri, tapi banyak kakak dan orangtua Semi Palar. Membaca buku itu seakan membukakan cakrawala bagaimana sebuah sekolah bisa menjadi tempat yang sangat menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak. Tentang bagaimana sebuah sekolah bisa diwujudkan, Semi Palar mendapatkan inspirasi dari buku Totto Chan; tentang pendidikan, Semi Palar terinspirasi dari buku lain, Sekolah Itu Candu. Mengenai buku terakhir ini sudah saya tuliskan juga dalam esai dengan judul yang sama. Silakan klik di sini untuk esai tersebut.

Waktu itu hadir kurator dari galeri / museum yang menyimpan gambar-gambar ilustrasi dari Chihiro Iwasaki - yang membuat kisah Totto Chan seakan hidup betul dalam imajinasi pembacanya. Dengan goresan yang sederhana tapi penuh karakter, ilustrasi Chihiro memang luar biasa... Gambar di sebelah kiri ini tentunya sangat akrab dengan pembaca buku Totto Chan karena dijadikan ilustrasi sampul buku tersebut. 

Saya lupa nama beliau - ibu kurator tersebut, tapi saya sangat beruntung untuk bisa melihat beberapa ikon-ikon penting dari buku Totto Chan ini. Dalam slide sempat ditampilkan bagaimana sosok Mr. Kobayashi, sang headmaster, juga muncul beberapa foto yang menggambarkan gerbong kereta-api yang disulap menjadi ruang kelas di Tomoe Gakuen, sekarang gerbong kelas tersebut menjadi bagian dari galeri / museum tersebut. 

45974897775_540f01669b_o.jpg

46837679332_c855472513_o.jpg

Buat yang belum membaca buku ini, saya tidak ingin menjadikan tulisan ini sebagai spoiler, jadi saya tidak akan bercerita panjang-lebar tentang apa yang dikisahkan tentang Totto-Chan dan petualangan belajarnya di Tomoe. Silakan cari dan baca buku ini. Buku milik saya sendiri sudah entah ada di mana berpindah tangan, dipinjam entah pula oleh siapa. Saya sendiri membeli buku ini sudah dua kali, dan sudah hilang dua-duanya. Tapi ya, inilah satu buku yang menjadi kepingan penting dalam proses Semi Palar. Kehadiran Semi Palar diinspirasi oleh Tomoe, oleh Totto Chan dan teman-temannya, juga Mr. Kobayashi, sang headmaster. Sekian dulu esai saya malam ini. Sampai jumpa esok hari.