AES818 Worry
Andy Sutioso
Sunday July 13 2025, 8:40 AM
AES818 Worry

Don't worry pa, we'll be fine. Itu pesan pendek Rico dua malam yang lalu saat saya membagikan beberapa info tentang berbagai gejolak yang terjadi di mana-mana. Di Eropa, tempat kedua anak saya tinggal sama juga. Lagi chaos. Minggu lalu Spanyol mencapai temperatur 46 derajat celcius. Sudah ada ribuan orang meninggal karena gelombang panas yang terjadi di Eropa. Di tempat tinggal Rico sendiri, suhu mencapai 37 derajat celcius. Mengerikan. Ini disusul kebakaran hebat di Spanyol. Seperti yang sudah terjadi di Turki sebelumnya. 

Ini tidak seekstrim di China, China dilanda dua ekstrim cuaca yang berbeda, panas yang luar biasa dan di bagian selatan banjir besar karena hujan besar yang tak kunjung berhenti. Bendungan besar Three Gorges Dam sudah berada di titik kritisnya tidak mampu menampung debit air yang mengalir karena curah hujan yang tidak terbayangkan sebelumnya. 

Sebelumnya saya mengetikkan pesan WA kepada Rico, "I can't help but worry with you guys being so far away". Iya ini yang saya rasakan dan saya tidak bisa menghindarinya. Saya tidak menjawab lagi pesan Rico tadi, setidaknya saya sudah menyampaikan apa yang saya sampaikan dan saya pikir Rico sudah menyadari juga apa yang sedang terjadi di alam semesta ini. Well This is No Ordinary Time. Definitely Not. 

Menyadari hal ini, yang perlu saya lakukan adalah kembali ke vibrasi yang lebih tinggi. Rasa cemas adalah salah satu tanda bahwa vibrasi diri kita turun ke tingkat yang lebih rendah. Kenapa? Karena kerja pikiran kita. Amygdala kita aktif. Cemas, takut. Di sisi lain, kita perlu percaya bahwa Tuhan Sang Maha Kuasa sudah merancang segalanya. Kita perlu berserah kepadanya. Apa yang bisa saya lakukan sejauh yang saya bisa, sudah saya lakukan. Selanjutnya kita hanya bisa berdoa percaya dan berserah. Stay safe my loved ones...